Diberdayakan oleh Blogger.

Popular Posts Today

Menjajal Ponsel Android HTC Terkencang

Written By bopuluh on Kamis, 08 November 2012 | 23.27

JAKARTA, KOMPAS.com - Awal Oktober lalu, HTC memperkenalkan andalan barunya di kategori smartphone Android, One X+.

Kini, berdampingan dengan seri Windows Phone 8X dan 8S, HTC bersiap membawa produk tersebut ke pasar Indonesia.

Nah, Kamis (8/11/2012) kemarin, Kompas Tekno mendapat kesempatan untuk menjajal HTC One X+ sebelum smartphone yang bersangkutan resmi dilepas ke pasaran. Sebagai perbandingan, dibawalah HTC One X yang merupakan pendahulu One X+.

HTC-2
(Gambar: Oik Yusuf/ Kompas.com)

Dari luar, kedua smartphone ini ibarat pinang dibelah dua, hampir tak berbeda sama sekali, baik dari segi desain, bentuk fisik, ataupun dimensi keseluruhan.Opsi warna yang disediakan HTC pun sama-sama stealth black dan polar white.

Material yang digunakan pun setali tiga uang, kedua smartphone yang ibarat kembar ini dibuat dari  plastik polikarbonat bertekstur matte yang terkesan solid dengan rancangan unibody.

HTC-3
(Gambar: oik yusuf/ kompas.com)

"Tapi ada cara paling mudah untuk membedakannya, yaitu lingkaran merah di sekeliling unit kamera belakang pada HTC One X+ serta logo Beats Audio yang lebih besar di bagian bawah," ujar Justin Zhang, Head of Product Portfolio HTC South Asia menjelaskan.

Dia mengatakan, meski dari luar tampak nyaris serupa, HTC One X+ mengusung sejumlah peningkatan dari segi hardware, terutama kapasitas storage on-board yang diperbesar menjadi dua kali lipat (64 GB, dengan kapasitas real yang bisa dipakai sebesar 56 GB) dan prosesor yang lebih kencang.

HTC-6
(Gambar: Oik Yusuf/Kompas.com)

HTC One X+ menggunakan prosesor NVIDIA Tegra 3 (AP37) berkecepatan 1,7 GHz, lebih tinggi dari Tegra 3 (AP33) pada One X yang memiliki kecepatan 1,5 GHz. Sebagai pendukung kinerja, One X+ datang dengan sistem operasi Android 4.1 Jelly Bean secara default, dibalut interface HTC Sense 4+.

Peningkatan hardware tersebut, menurut Zhang, berujung pada kinerja One X+ yang lebih baik sebesar 27 persen secara keseluruhan dibanding One X. "Dalam benchmark seperti Quadran, hasilnya bisa 60 persen lebih tinggi," tambahnya.

Dengan interface HTC Sense, antar muka One X+ sendiri tampak identik dengan One X. Kecepatan responnya sedikit berbeda. One X+ terasa lebih mulus ketika bernavigasi dalam antar muka Android.

HTC-4
(Gambar: Oik Yusuf/Kompas.com)

Salah satu perbedaan yang paling kentara terlihat dari hasil tangkapan kamera depan. HTC One X+ dibekali front camera dengan resolusi 1,6 megapixel (dibanding 1,3 megapixel milik One X). Dari  perbedaan resolusi memang kecil, tapi hasil fotonya jauh lebih jernih.

Sayang, modul kamera belakang bisa dibilang tidak mengalami peningkatan, masih dengan unit 28 mm F 2.0 sensor 8 megapixel.  Sama seperti pendahulunya, One X+ pun tidak menyediakan kontrol exposure compensation dan focus lock sehingga menyulitkan pengaturan hasil foto. Exposure yang dihasilkan sepenuhnya tergantung pada hasil "pemikiran" One X+ tentang kondisi ideal, yang belum tentu cocok dengan keinginan pengguna.

Burst rate kamera sedikit ditingkatkan. Saat dibandingkan dengan One X, terlihat One X+ bisa mengambil lebih banyak frame dalam waktu yang sama. Peningkatan lain, mode video-nya sedikit lebih responsif, dengan fokus yang terasa lebih cepat.

Untuk pengguna yang suka menyetel musik pada smartphone, kualitas suara One X+ bisa dibilang sedikit lebih baik dibanding One X. Musik yang diputar pada volume tinggi terdengar kencang tetapi tidak pecah.

"Kami memang menerapkan amplifier beats audio baru yang mencegah peaking," ujar Zhang. Sayang, amplifier ini hanya untuk loudspeaker on-board, bukan jack audio headphone yang sebenarnya lebih berguna.

Informasi harga dan ketersediaan One X+ di Indonesia masih belum diketahui, tetapi pihak HTC mengatakan bahwa smartphone ini dijadwalkan  memasuki pasar tanah air pada kuartal keempat 2012. "One X sendiri tetap akan dijual, berdampingan dengan One X+, tetapi mungkin dengan level harga lebih rendah," tutup Zhang.


23.27 | 0 komentar | Read More

Anda Sedang Ingin Beli Pulau

Written By bopuluh on Rabu, 07 November 2012 | 23.27

Daily Mail

Pulau bernama Nay Pond dijual seharga Rp 1.152.600.000. Pulau ini hanya memiliki sebuah pondok dengan ukuran 37 meter persegi.

Daily Mail

Pulau bernama Nay Pond dijual seharga Rp 1.152.600.000. Pulau ini hanya memiliki sebuah pondok dengan ukuran 37 meter persegi.

Daily Mail

Pulau bernama Nay Pond dijual seharga Rp 1.152.600.000. Pulau ini hanya memiliki sebuah pondok dengan ukuran 37 meter persegi.

Daily Mail

Menurut agen real estat, penjualan pulau sedang sepi pembeli selama dua tahun belakangan ini lantaran krisis ekonomi. Harga pulau juga menurun hingga 25 di tahun lalu. Namun, menurunnya harga pulau justeru menunjukkan tanda-tanda pembeli akan mulai lagi membeli pulau.

KOMPAS.com - Tidak selamanya membeli pulau hanya bertujuan untuk meningkatkan status dan gengsi. Memiliki sebuah pulau yang dikelilingi oleh perairan juga dapat memberikan privasi tersendiri.

Privasi tersebut tidak bisa Anda dapatkan di rumah mewah manapun di tengah kota. Jika tengah mencari lokasi "persembunyian" berupa sebuah pulau, kini Anda tengah beruntung.

Sebuah pulau bernama Nay Pond dijual seharga Rp 1.152.600.000. Pulau ini hanya memiliki sebuah pondok dengan ukuran 37 meter persegi.

Namun, "murahnya" harga pulau ini bukan berarti pulau tersebut memiliki banyak kekurangan. Walaupun sangat sederhana, pulau kecil ini juga menawarkan berbagai keuntungan sama seperti jika Anda membeli pulau berukuran besar.

Tentunya, pulau ini ideal bagi Anda yang ingin berada dekat dengan alam dan menyukai olahraga air. Selain itu, pulau ini berharga miring lantaran berada di Milan, New Hampshire, Amerika Serikat (AS).

Bisa dikatakan, daerah ini bukan daerah yang populer sebagai lokasi pulau pribadi. Lokasi pulau pribadi paling populer di AS adalah Florida. Florida adalah lokasi pulau-pulau termahal di dunia.

Satu pulau di Florida yang saat ini juga tengah masuk ke pasaran adalah Pulau Little Bokeelia. Pulau tersebut dijual dengan harga Rp 283.347.500.000. Pulau tersebut berukuran 42 hektare dan berisi sebuah rumah mewah dan beberapa pondok (cottage) kecil.

Menurut agen real estat, penjualan pulau sedang sepi pembeli selama dua tahun belakangan ini lantaran krisis ekonomi. Harga pulau juga menurun hingga 25 % di tahun lalu. Namun, menurunnya harga pulau justeru menunjukkan tanda-tanda pembeli akan mulai lagi membeli pulau.

"Ada sedikit tanda-tanda perbaikan. Kami memiliki beberapa permohonan, tidak seperti tahun lalu," ujar Farhad

Vladi, pemilik sebuah perusahaan broker internasional berbasis di Hamburg, Jerman kepada Wall Street Journal. Sejauh ini Vladi telah menjual 50 pulau di Amerika Utara sepanjang 2012. Tahun lalu, ia hanya mampu menjual sepuluh pulau.


23.27 | 0 komentar | Read More

Cemburu, Calon Pendeta Tusuk Pacar Hingga Tewas

PALEMBANG

Cemburu, Calon Pendeta Tusuk Pacar Hingga Tewas

Kamis, 8 November 2012 | 14:27 WIB

SRIPOKU.COM/WELLY HADINATA

Tersangka Jesayas Hutapea (menunduk) ketika diamankan di Polresta Palembang, Kamis (8/11/2012).

PALEMBANG, KOMPAS.com - Jesayas Hutapea (25) seorang calon pendeta dari sebuah gereja Pentakosta di Palembang, Sumatera Selatan menusuk kekasihnya Rizka Manurung (27) hingga tewas, Kamis (8/11/2012). Lima luka tusuk disarangkan Jesayas ke tubuh kekasihnya karena terbakar api cemburu.

Peristiwa pembunuhan ini terjadi di dapur dari mess penginapan gereja di Kecamatan Sako. Tak hanya Jesayas, Rizka pun merupakan calon pendeta yang sedang mengikuti masa persiapan di gereja itu, sebelum ditahbiskan menjadi pendeta. Bahkan, lelaki yang dicemburui Jesayas pun ternyata seorang calon pendeta.

"Saya tidak ada niat membunuh, saya cuma mau menakuti saja. Waktu saya rangkul dari belakang, dia berontak dan sangkur tertekan (tertusuk). Saya memang cemburu dengan dia, karena ada fotonyo sama Ricky (calon pendeta lainnya)," ujar Jesayas dalam pemeriksaan di kantor Polresta Palembang.

Kini, Jesayas ditahan di Polresta Palembang untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Editor :

Glori K. Wadrianto


23.27 | 0 komentar | Read More

Bocah Ini Bertahun-tahun Diperkosa Ayah Tiri...

Written By bopuluh on Selasa, 06 November 2012 | 23.27

KOLAKA

Bocah Ini Bertahun-tahun Diperkosa Ayah Tiri...

Penulis : Kontributor Kolaka, Suparman Sultan | Rabu, 7 November 2012 | 14:24 WIB

KOLAKA, KOMPAS.com - Tak kuat menahan siksaan dan menjadi tempat pelampiasan hawa nafsu dari ayah tirinya selama bertahun-tahun, "SD" gadis berusia 14 tahun di Kolaka akhirnya berbicara kepada polisi, Rabu (7/11/2012). Awalnya, SD yang datang bersama tantenya hanya akan melaporkan tindakan kekerasan, yang dilakukan sang ayah Marton Anderas Lewi, warga Kelurahan Pomalaa kepada SD.

Namun ternyata, cerita itu tak berhenti sampai pada kasus kekerasan saja. SD bercerita banyak tentang permasalahan yang menimpanya sejak bertahun-tahun lalu. Kepada Kompas.com di ruang penyidik Polres Kolaka, SD mengaku mulai disetubuhi ayah tirinya sejak duduk di kelas 4 sekolah dasar. Perbuatan bejat Marton berlanjut hingga SD duduk di kelas 1 tsanawiah (setingkat SMP).

Bahkan perbuatan Marton itu konon diketahui pula oleh ibu kandung SD. "Saya disetubuhi sejak beberapa tahun lalu. Sebelum saya masuk di pesantren, saya di pesantren itu nanti mau Tsanawiah. Sejak itulah saya menolak ketika dia mau bersetubuh lagi dengan saya," kata SD.

"Sejak itu pula, saya sering dipukuli, kalau mau melakukan lagi, terus saya menolak pasti ditampeleng (tampar), bahkan diinjak. Pernah satu kali aksinya itu didapat sama ibu kandung saya, tapi malah tidak dipermasalahkan," ungkap SD.

Halia Latif, tante SD yang menemaninya ke kantor polisi pun tercengang dengan cerita SD itu. "Sungguh sangat keterlaluan tindakan ayah tirinya itu. Saya sangat merasa terpukul kalau kemenakan saya ini diperlakukan seperti itu. Kami dari pihak keluarga tidak akan tinggal diam dengan masalah ini. Saya juga kecewa sama ibu kandungnya, kenapa dia tidak mempermasalahkan hal ini padahal kejadian seperti ini sangat memalukan dan tidak boleh dibiarkan terus terjadi," kata Halia.

Sementara itu, pihak penyidik Polres Kolaka mengaku hanya menerima laporan penganiayan saja, karena untuk masalah perkosaan belum dilaporkan dalam pengaduan pagi tadi. 

***
Baca Juga: Dianiaya Ayah Tiri, Bocah 14 Tahun Lapor Polisi

Editor :

Glori K. Wadrianto


23.27 | 0 komentar | Read More

Balikpapan Energy Expo Diikuti 94 Perusahaan

Pameran Industri

Balikpapan Energy Expo Diikuti 94 Perusahaan

Penulis : Lukas Adi Prasetya | Rabu, 7 November 2012 | 14:28 WIB

BALIKPAPAN, KOMPAS.com -- Balikpapan Energy Expo (BEX) 2012, pameran industri minyak, gas, dan pertambangan, digelar di Balikpapan Sport and Convention Center (Dome), 7-9 November. Pameran menghadirkan mesin-mesin serta teknologi terbaru industri migas dan pertambangan.

Pameran tersebut diikuti 94 perusahaan dari dalam dan luar negeri, yakni Singapura, Malaysia, China, Russia, Amerika Serikat, Kanada, Thailand, Denmark, dan Australia.

BEX menghadirkan perusahaan besar di industry migas dan pertambangan untuk menampilkan berbagai pilihan produk, solusi, dan teknologi. Ini merupakan event penting tempat para purchaser dan engineer hadir untuk membeli atau mengganti mesin lama mereka dengan mesin baru serta meng-update wawasan," tutur Susan Tricia, Direktur Utama Fireworks Indonesia selaku penyelenggara pameran, Rabu (7/11/2012) di Balikpapan, Kalimantan Timur.

Peningkatan teknis, teknologi, keselamatan dan kelestarian lingkungan menjadi langkah yang makin penting untuk diterapkan oleh industri migas dan pertambangan di Indonesia. Menurutnya, banyak pihak yang menilai bahwa lapangan migas di Indonesia cenderung tua sehingga perlu dilakukan sebuah teknik khusus demi meningkatkan produksi secara optimal.

Titik minyak tersebut biasanya terdapat di kedalaman yang lebih jauh dan terhalang batu-batuan. Sementara peralatan untuk memproduksi migas pada kedalaman dan kondisi tertentu masih minim di Indonesia.

"Kami berpartisipasi sejak pameran tahun lalu dan hasilnya sangat baik. Balikpapan adalah jantung dari industri migas dan pertambangan di Kalimantan," kata Robbert Chandra dari PT Duta Fuji Electric.


23.27 | 0 komentar | Read More

Pasutri Penyebab Kebakaran Klender Sering Bertengkar

Written By bopuluh on Senin, 05 November 2012 | 23.27

JAKARTA, KOMPAS.com - Pasangan suami istri, Arningsih dan Rahman, oleh para tetangganya memang dikenal kerap terlibat pertengkaran. Namun, tak ada yang menyangka pertengkaran di antara keduanya pada Selasa dini hari itu berakhir dengan insiden penyiraman bensin oleh Rahman kepada Arningsih. Akibat penyiraman bensin itu, terjadilah kebakaran hebat yang melahap puluhan rumah.

Benny (50), salah seorang tetangga Rahman mengatakan, pasutri itu kerap berpindah-pindah kontrakan, namun masih di kawasan Kebon Singkong. Dalam perpindahannya tersebut, keduanya memang kerap terlibat pertengkaran satu sama lain. Tak hanya itu, pertengkaran tersebut juga kerap membuat warga sekitar kontrakan resah.

"Ada kali dia pindah tiga kali. Memang sering buat onar. Yang pertama suaminya bakar pintu rumah. Kedua di RT 10, dia ribut, kompor dibanting ke pintu," ujarnya saat ditemui Kompas.com di lokasi kejadian, Selasa (6/11/2012) siang.

Tidak ada yang mengetahui persis penyebab pasangan suami istri itu terlibat pertengkaran. Namun, diduga perbedaan umur antara Rahman dan Arningsih menjadi penyebabnya. Pasalnya, sang suami memiliki umur belasan tahun lebih muda dari sang istri.

"Ya, namanya suaminya masih muda gitu, ada kali kelahiran 1984. Suaminya juga kan orangnya cemburuan, kalau si Ningsihnya juga kan sudah tua," kata Benny.

Sementara menurut Joni (31), salah seorang warga lainnya mengungkapkan, pasangan suami istri tersebut memiliki empat orang anak. Namun, hanya dua orang anak yang tinggal bersamanya di kontrakan semi permanen tersebut, yaitu Indra dan Anto. Sementara dua anak lainnya bernama Nur dan Karlin berada di rumah kerabat di Batam.

Informasi mengenai kebakaran yang terjadi pada Selasa dini hari dan menghanguskan 30 rumah di RT 01 RW 01, Kebon Singkong, Klender, Duren Sawit, Jakarta Timur, juga didapat dari sang anak bungsu bernama Anto. "Kata anaknya setelah kejadian itu, bapak-ibunya berantem. Si bapak nyiram bensin ke ibunya," kata Joni.

Musibah kebakaran itu mengakibatkan dua orang lanjut usia, Warsih dan Nurcahyati Panggabean atau yang biasa disapa Opung Melky, meninggal dunia akibat shock. Kebakaran itu juga mengakibatkan dua orang mengalami luka bakar, yaitu Arningsih, wanita yang disiram bensin oleh suaminya serta Indra, anaknya.

Setelah menyiram istrinya, sang suami melarikan diri. Kini, dua korban meninggal masih disemayamkan di rumah duka yang masih merupakan satu RW dengan lokasi kebakaran. Sementara, Arningsih, korban luka bakar 50 persen dan anaknya masih dirawat di Rumah Sakit Islam Pondok Kopi, Duren Sawit, Jakarta Timur.

Berita terkait dapat diikuti di topik :

KEBAKARAN DI JAKARTA

Editor :

Hertanto Soebijoto


23.27 | 0 komentar | Read More

Jokowi Janjikan Pembentukan RT RW di Tanah Merah

Jokowi Janjikan Pembentukan RT RW di Tanah Merah

Penulis : Kurnia Sari Aziza | Selasa, 6 November 2012 | 14:28 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Gubernur DKI Jakarta kembali turun ke kawasan padat penduduk untuk mendengarkan permasalahan mereka. Setelah menggelar apel siaga kesiapan banjir di Monas dan meninjau kawasan banjir di Bukit Duri dan Kampung Melayu, Joko Widodo langsung meluncur ke Tanah Merah, Jakarta Utara.

Kehadiran Jokowi mendapat sambutan hangat dari warga Tanah Merah. Jokowi seperti biasanya juga hangat dengan antusias warga yang berebut ingin bersalaman dan berfoto dengannya.

"Saya ingin menyampaikan ini terutama kepada warga di Tanah Merah. Jadi, masalah pembentukan RW dan RT serta KTP untuk Tanah Merah dan di Kampung Beting akan segera diproses. Tapi ini akan memakan waktu ya," kata Jokowi, Selasa (6/11/2012).

Yang terpenting, tutur Jokowi, ia telah memerintahkan Wali Kota Jakarta Utara Bambang Sugiyono untuk segera memproses hal tersebut. Dia meminta perintahnya segera direalisasikan. Jokowi juga menyerahkan teknis pelaksanannya kepada Bambang.

Warga Tanah Merah yang mengerubuti Jokowi pun menyambut senang janji Jokowi tersebut.

"Amiinn.. Hidup Pak Gubernur. Hidup Pak Jokowi," seru warga Tanah Merah.

Kunjungan Jokowi ke Tanah Merah hanya sekitar 15 menit.

Berita terkait lainnya dapat diikuti di topik: 100 HARI JOKOWI-BASUKI.

Editor :

Ana Shofiana Syatiri


23.27 | 0 komentar | Read More

Desa Wisata Perlu Manfaatkan Media "Online"

Written By bopuluh on Minggu, 04 November 2012 | 23.27

Desa Wisata Perlu Manfaatkan Media "Online"

Senin, 5 November 2012 | 14:24 WIB

YOGYAKARTA, KOMPAS.com - Pengelola desa wisata di Daerah Istimewa Yogyakarta perlu memanfaatkan media online dalam mempromosikan desanya agar dikenal wisatawan mancanegara maupun nusantara. "Promosi melalui jejaring media online berdampak luas, karena bisa diakses dari mana saja di belahan bumi ini," kata Ketua Yayasan Widya Budaya Yogyakarta, Widi Utaminingsih di Yogyakarta, Minggu (4/11/2012).

Ia mengatakan promosi desa wisata di Daerah Istimewa Yogyakarta yang memanfaatkan teknologi informasi itu, biayanya cukup murah, sehingga bisa terjangkau para pengelola desa wisata.

"Promosi melalui media jejaring tersebut diharapkan dapat mengenalkan potensi pariwisata yang dimiliki desa wisata. Selain biayanya murah, dampak yang dihasilkan juga sangat besar," kata  Widi yang yayasannya bergerak dalam studi pengembangan budaya dan pariwisata berbasis lokal.

Menurut Widi, hal itu yang menjadi alasan sejumlah pengelola desa wisata di DIY berlomba-lomba mempromosikan potensi objek wisata di desanya melalui media "online", dengan harapan agar desa wisata mereka  banyak dikunjungi wisatawan.

Widi mengatakan pertimbangan melakukan promosi pariwisata yang dimiliki desa wisata di DIY melalui media online karena wisatawan perlu memperoleh dukungan informasi tentang obyek wisata yang akurat dan benar. "Tanpa dukungan infomasi yang benar, promosi dalam upaya mengenalkan potensi wisata di daerah itu tidak akan efektif, bahkan kemungkinan tidak sampai pada sasaran," katanya.

Promosi desa wisata, lanjut Widi, akan berjalan efektif jika didukung dengan informasi yang benar dan sehat melalui berbagai media informasi, termasuk media online. "Meskipun sejumlah obyek wisata di DIY sudah banyak dikenal wisatawan, promosi wisata tetap diperlukan, dan akan tepat sasaran jika didukung informasi yang cepat dan akurat," katanya.


23.27 | 1 komentar | Read More

Kios Buku di Terminal Senen Terancam Dibongkar

Kios Buku di Terminal Senen Terancam Dibongkar

Penulis : Indra Akuntono | Senin, 5 November 2012 | 14:28 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Pengurus Perhimpunan Pedagang Pasar Senen, Jakarta Pusat, mendatangi Balaikota Jakarta, Senin (5/11/2012). Dalam kesempatan ini, mereka mengadukan keresahan atas adanya wacana untuk membongkar ratusan kios yang telah menjadi sumber penghidupan sejak 1982.

Jansen Sitompul, juru bicara Perhimpunan Pasar Senen menjelaskan, wacana pembongkaran kios pertama kali mencuat beberapa waktu lalu. Alasannya adalah untuk memperbaiki tata ruang di Terminal Senen, yang sebagian kawasannya digunakan para pedagang di wilayah itu.

"Kami mau dibongkar pada 15 November besok, katanya atas permintaan dari pihak terminal atau dinas perhubungan," ucap Jansen.

Ia menuturkan, dalam pertemuan yang berlangsung selama hampir 60 menit itu, para pedagang diterima langsung Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama. Tanpa membuat janji sebelumnya, para pedagang mengaku puas dengan respon baik yang diberikan oleh Basuki.

Dalam perhimpunan ini, setidaknya ada 200 kios yang tergabung di dalamnya. Rata-rata para pedagang berjualan buku dan makanan. Para pedagang menolak pembongkaran karena khawatir akan kehilangan mata pencaharian yang telah menopang kehidupan mereka selama puluhan tahun.

"Kami enggak janjian dan langsung diterima untuk bertemu. Pak Ahok janji akan menindaklanjuti laporan dan kami percaya itu," tandasnya.

Editor :

Ana Shofiana Syatiri


23.27 | 0 komentar | Read More

Cara Mudah Menyelesaikan Masalah

Written By bopuluh on Selasa, 27 Maret 2012 | 00.56

Cara Mudah Menyelesaikan Masalah Banyak yang bilang pertengkaran adalah bumbu dalam sebuah hubungan. Bahkan bisa menguatkan ikatan cinta. Hanya, tak semua pasangan mampu mengelola dengan baik sehingga kemarahan akan terakumulasi dan berpotensi merusak hubungan.

David Wexler, Ph.D., penulis 'When Good Men Behave Badly', mengatakan bahwa salah satu bentuk pengelolaan amarah yang buruk adalah mengabaikan pertengkaran. Banyak pasangan yang membiarkan masalah menguap dengan sendirinya tanpa pembahasan tuntas.

Dalam kehidupan asmara sejumlah pasangan, yang paling jamak adalah mengakhiri konflik dengan tidur. "Banyak pasangan yang memilih tidur dalam kondisi marah," kata Wexler, seperti dikutip parenting.com.

Mereka tak sadar bahwa membiarkan pertengkaran tanpa penyelesaian semacam itu justru akan memperburuk hubungan. Mereka membiarkan pertengkaran menyala sepanjang malam sehingga membuat masalah tidak akan pernah selesai. Dan, ini akan meninggalkan luka bagi pasangan.

"Tidur dalam kondisi marah tidak baik dalam hubungan, dan akan memicu perasaan tak nyaman pagi harinya, dan tanpa Anda sadari masalah atau amarah justru akan terakumulasi yang bisa meledak suatu waktu," ujarnya.

Meski demikian, Wexter tak menampik bahwa ada sejumlah pasangan yang memang memilih tidur sebagai "jeda" untuk menyelesaikan masalah. Tidak masalah memang. Hanya, sedikit pasangan yang konsisten membahas dan menyelesaikan lagi masalahnya ketika bangun. Ini yang bahaya.

Kebiasaan meninggal pasangan tidur saat masih berkonflik hanya akan membiarkan kemarahan terakumulasi dan menghancurkan hubungan di kemudian hari. Ini jika tak dibarengi dengan komitmen menuntaskan masalah secepatnya Cara Mudah Menyelesaikan Masalah.
00.56 | 0 komentar | Read More
techieblogger.com Techie Blogger Techie Blogger