Diberdayakan oleh Blogger.

Popular Posts Today

Penyebab Orang Indonesia Malas Sarapan

Written By bopuluh on Selasa, 19 Maret 2013 | 00.27

KOMPAS.com - Meski sudah banyak penelitian yang mengungkapkan manfaat dan pentingnya sarapan, namun masih banyak orang Indonesia yang belum mau melakukannya setiap hari. Padahal sarapan berfungsi sebagai tambahan energi agar mampu beraktivitas sepanjang hari, juga menstabilkan kadar gula darah agar terhindar dari penyakit jantung, stroke, dan diabetes. Selain itu, sarapan juga membantu Anda merasa lebih kenyang sepanjang hari, sehingga mencegah Anda makan berlebihan saat makan siang.

"Pemahaman bahwa sarapan bisa membantu menjaga susana hati, serta membantu menjaga kebugaran tubuh, memang harus terus disuarakan supaya makin banyak orang yang peduli untuk membudayakan sarapan. Karena nanti, hasil positifnya kita sendiri kok yang menikmatinya," ungkap Michael Hartono, Director of Marketing and Communication McDonald's Indonesia kepada Kompas Female, saat National Breakfast Day di McDonald's Sarinah, Jakarta, Senin (18/3/2013) lalu.

Michael mengungkapkan ada beberapa alasan mengapa orang Indonesia enggan menikmati makan pagi. Selain karena kesadaran mengenai manfaatnya yang masih kurang, ini dia alasan lainnya:

1. Tidak ada waktu
Kebanyakan orang Indonesia susah bangun pagi. Akibatnya, semua kegiatan pagi hari harus dilakukan terburu-buru, mulai menyiapkan baju untuk pergi bekerja, berdandan, memilih sepatu, hingga menyiapkan kendaraan. "Belum lagi ditambah dengan kondisi jalanan Jakarta yang macet di pagi hari. Ini membuat orang jadi lebih terburu-buru berangkat kerja dan memilih melewatkan sarapan," tambahnya.

Michael menambahkan, sebenarnya sarapan tidak menghabiskan waktu yang lama asalkan Anda tahu triknya. Sesuaikan jenis sarapan Anda dengan tingkat aktivitas dan waktu bangun tidur. Jika ternyata kesiangan dan terburu-buru pergi, Anda bisa memilih untuk sarapan dengan sereal, roti dan susu, atau buah. Sedangkan jika masih punya waktu senggang di pagi hari, boleh saja menyiapkan sarapan yang lebih mengenyangkan seperti nasi uduk, nasi pecel komplet, atau bubur manado.

2. Ribet
"Selain tidak punya waktu, banyak orang yang malas untuk menyiapkan sarapannya sendiri karena repot. Kalau ada yang menyiapkan ya sarapan, kalau tidak ada yang menyiapkan ya tidak sarapan," katanya. Alasan seperti ini memang tidak bisa benarkan. Tidak repot kok menyiapkan sarapan sendiri, karena bisa saja Anda menyiapkannya di malam hari. Misalnya, Anda sudah membuat adonan pancake di malam hari dan tinggal memanggangnya pada pagi hari.

Jika tak sempat atau tak mau repot masak sendiri, lihat saja sekeliling komplek rumah atau sepanjang perjalanan ke kantor, Anda pasti akan mudah menemukan penjual sarapan, seperti tukang roti keliling, penjual nasi uduk, atau warung nasi. Ini bisa jadi alternatif sarapan jika tak mau repot memasak sendiri. "Yang paling penting adalah membangkitkan kesadaran diri dan niat untuk menjadikan sarapan sebagai ritual positif sebelum beraktivitas," sarannya.

Editor :

Dini


00.27 | 0 komentar | Read More

Jendela Inovatif untuk Teras Mini di Rumah

www.inhabitat.com

Dengan jendela ini, Anda tidak perlu menyediakan ruang berukuran besar untuk membuat balkon di loteng rumah. Anda hanya perlu membuka jendela dan dapat langsung merasakan hangatnya sinar matahari, segarnya tiupan angin, atau menyaksikan langsung gemerlapnya lampu kota dari rumah Anda.

www.inhabitat.com

Bagian atas maupun bagian bawah jendela ini dilengkapi dengan unit pelapis standar P2 dengan permukaan berlapis di dalamnya. Agar lebih kuat lagi, jendela ini dilengkapi dengan pelapis permukaan luar yang mudah dirawat.

www.inhabitat.com

Bagian atas maupun bagian bawah jendela ini dilengkapi dengan unit pelapis standar P2 dengan permukaan berlapis di dalamnya. Agar lebih kuat lagi, jendela ini dilengkapi dengan pelapis permukaan luar yang mudah dirawat.

www.inhabitat.com

Jendela ini juga dilengkapi dengan lubang udara otomatis V40P. Hal ini akan memastikan sejumlah udara segar dapat masuk ke dalam ruangan dan menghemat energi. Jika Anda tertarik, jendela ini tersedia dalam ukuran 94 x 255 cm dan dapat dipasang pada atap dengan kemiringan 35 hingga 55 derajat.

KOMPAS.com - Material pembuat rumah, sistem konstruksi rumah, serta peraboran rumah tangga tidak luput dari inovasi dan pembaharuan, mulai hal-hal sesederhana hingga hal rumit berskala besar. Jendela atap berukuran besar ini dapat masuk dalam salah satu inovasi pada perlengkapan rumah tangga Anda.

Dengan jendela ini, Anda tidak perlu menyediakan ruang berukuran besar untuk membuat balkon di loteng rumah. Anda hanya perlu membuka jendela dan dapat langsung merasakan hangatnya sinar matahari, segarnya tiupan angin, atau menyaksikan langsung gemerlapnya lampu kota dari rumah Anda.

Inovasi dari Fakro ini mampu memberikan balkon atau teras mungil di loteng rumah Anda. Jika sedang tidak ingin menikmati udara segar di luar rumah, Anda dapat menutupnya dan menjadikannya jendela atap.

Jendela ini terbagi menjadi dua bagian. Bagian pertama adalah bagian atas, yang ketika membuka akan menjadi "atap" mungil. Sementara bagian bawahnya akan menjadi "pagar" bagi "balkon" Anda. Sebaliknya, ketika berada dalam kondisi tertutup, yang telihat dari luar hanya jendela skylight seperti biasa. Selain tidak merusak estetika atap rumah Anda, mekanisme ini juga tidak mengumpulkan debu.

Seperti dilansir di situs www.worldarchitecturenews.com, bagian atas maupun bagian bawah jendela ini dilengkapi dengan unit pelapis standar P2 dengan permukaan berlapis di dalamnya. Agar lebih kuat lagi, jendela ini dilengkapi dengan pelapis permukaan luar yang mudah dirawat.

Jendela ini juga memiliki sistem kunci multi-point tanpa perakitan kunci tradisional. Setelah memutar handle-nya, jendela akan terkunci pada kedua sisi rangka. Dalam ukuran besar, jendela balkon ini mampu memberikan cahaya alami pada ruangan Anda.

Selain itu, jendela ini juga dilengkapi dengan lubang udara otomatis V40P. Hal ini akan memastikan sejumlah udara segar dapat masuk ke dalam ruangan dan menghemat energi. Jika Anda tertarik, jendela ini tersedia dalam ukuran 94 x 255 cm dan dapat dipasang pada atap dengan kemiringan 35 hingga 55 derajat.


00.27 | 0 komentar | Read More

Pura-pura Beli Jeruk di Kramat Jati, Tahanan BNN Kabur

Written By bopuluh on Senin, 18 Maret 2013 | 00.27

Pura-pura Beli Jeruk di Kramat Jati, Tahanan BNN Kabur

Penulis : Fabian Januarius Kuwado | Senin, 18 Maret 2013 | 14:09 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Andi Juanda (39), tahanan Badan Narkotika Nasional (BNN), melarikan diri dari perawatan di Rumah Sakit Polri Bhayangkara Raden Said Sukamto, Kramat Jati, Jakarta Timur. Modus yang dilakukannya, adalah pura-pura beli jeruk.

Kepala Bidang Pelayanan Doktor Kepolisian, Kombes Ibnu Hajar mengungkapkan, tersangka melarikan diri pada Kamis, 14 Maret sekitar pukul 10.45 WIB, satu hari jelang selesainya masa perawatannya di rumah sakit tersebut. Tersangka hendak membeli buah-buahan di Pasar Induk Kramat Jati ditemani penyidik BNN.

"Kabarnya dia (tersangka) mau beli buah-buahan, tahu-tahu hilang dan nggak balik lagi," ujar Ibnu kepada wartawan di RS Polri, Kramat Jati, Jakarta Timur, Senin (18/3/2013) siang.

Menurut Ibnu, saat kejadian memalukan tersebut tak ada pendampingan yang dilakukan RS Polri. Sebab, tersangka telah didampingi penyidik BNN. Terlebih, tersangka akan kembali ke tahanan BNN keesokan harinya. Oleh sebab itu pengamanan pada tersangka, diserahkan ke instansi terkait.

"Karena (tersangka) dikawal sama penyidiknya dan besoknya mau pulang, sudah dijaga oleh mereka (penyidik) dan diizinkan," lanjut Ibnu.

Informasi yang dihimpun Kompas.com, Andi Juanda adalah bandar narkoba besar yang telah ditetapkan sebagai tersangka atas kepemilikan narkotika jenis sabu seberat 7 kilogram dengan nilai Rp 14 miliar. Ia ditangkap di Naggroe Aceh Darrusalam oleh BNN Provinsi Sumatera Utara. Hingga berita ini diturunkan, belum ada pejabat BNN yang bersedia dimintai keterangannya. Adapun pihak RS Polri, menyerahkan kasus itu sepenuhnya kepada petugas BNN.

Editor :

Hertanto Soebijoto


00.27 | 0 komentar | Read More

Polisi Selidiki Asal Senjata dan Bahan Peledak

AMBON, KOMPAS.com - Polisi belum bisa mengungkap asal senjata dan bom rakitan, berikut amunisi dan bahan untuk bom rakitan, yang disita saat razia di Desa Porto dan Haria, Saparua, Maluku Tengah, Maluku.

Polisi masih terus menyelidiki asal senjata dan bom rakitan, berikut amunisi dan bahan untuk bom rakitan, kata Kepala Kepolisian Daerah Maluku Brigadir Jenderal Muktiono saat kepolisian dan tentara menggelar hasil razia di Porto dan Haria, di markas Polda Maluku, Ambon, Maluku, Senin (18/3/2013) .

Razia dilakukan aparat keamanan gabungan dari kepolisian dan tentara sejak Kamis (14/3) sampai Sabtu (16/3). Barang-barang yang disita dan digelar, diantaranya 16 senjata rakitan, enam senapan angin, 53 bom rakitan, ratusan amunisi berbagai kaliber, tiga magazine M16, dan ratusan anak panah.

Menurut Muktiono, semula ada tiga orang yang ditangkap karena diduga memiliki senjata dan bahan peledak. Namun dua dari tiga orang itu dilepas karena tidak cukup bukti. Sementara satu lagi sudah ditetapkan menjadi tersangka.

"Dari tersangka itu, polisi memperoleh keterangan bahwa senjata, amunisi, dan bahan peledak, didapat dari saudaranya . Kami masih terus menyelidikinya," jelasnya.

Panglima Komando Daerah Militer XVI/Pattimura Mayor Jenderal Eko Wiratmoko yang juga hadir saat gelar hasil razia di Porto dan Haria, mengatakan tidak tertutup kemungkinan senjata dan bom rakitan berikut amunisi tersebut merupakan sisa konflik sosial di Maluku tahun 1999-2004.

"Sementara bahan untuk bom bisa juga diperoleh dari bom-bom peninggalan Belanda yang masih banyak di Maluku," ujarnya.


00.27 | 0 komentar | Read More

Peluang Emas MU Juarai Premier League

Written By bopuluh on Minggu, 17 Maret 2013 | 00.27

MANCHESTER, KOMPAS.com - Striker Manchester United Wayne Rooney mengaku timnya memiliki peluang besar menjuarai Premier League musim ini. Sabtu (16/3/2013), MU sukses memenangi laga melawan Reading 1-0. Rooney menentukan gol kemenangan The Red Devils pada menit ke-21.

"Kami tahu tiga poin itu sangat penting hari ini, terutama saat (Manchester) City kehilangan tiga angka," ucap Rooney kepada ESPN, seusai pertandingan.

Kini, jarak poin MU dengan City adalah 15 angka, setelah The Citizens dibekap Everton dua gol tanpa balas beberapa jam sebelum pertandingan di Stadion Old Trafford.

Dengan sembilan laga tersisa, Wazza --sapaan Rooney-- yakin dengan keuntungan timnya dan harus fokus menyelesaikan segala pekerjaannya.

"Kami para (pemain) profesional. Kami tahu posisi kami sangat bagus dengan sisa sembilan pertandingan dan keunggulan 15 angka. Namun, kami pesepak bola profesional, yang serius berlaga setiap pekannya, dan menyelesaikan setiap pekerjaan kami. Apakah itu berada di puncak klasemen atau kedua di liga, Anda harus terus melaju dan mencoba memenangi setiap laga," sambung pria berusia 27 tahun.


00.27 | 0 komentar | Read More

Inilah Jeroan Samsung Galaxy S4

KOMPAS.com - Galaxy S4 baru saja diluncurkan di New York, tanggal 14 Maret 2013 waktu setempat. Meski distribusi resminya belum berjalan, namun sekelompok pecinta gadget di China sudah mendapatkan Galaxy S4.

Kelompok pecinta gadget di China itu rupanya mendapatkan Galaxy S4 dari operator seluler China Unicom. Mereka kemudian membongkar ponsel itu untuk mengetahui apa saja isi "jeroan" Galaxy S4.

Sebagai produk ponsel pintar Android andalan Samsung, Galaxy S4 mengusung berbagai komponen canggih. Sebut saja prosesor Exynos Octa yang memiliki 8-core (4+4), kamera 13 megapixel, sensor jarak, baterai berkapasitas besar, dan lain-lain.

Setelah dibongkar, komponen-komponen dari Galaxy S4 kemudian dipublikasi pada sebuah forum berbahasa China. Berikut foto-foto yang diperoleh dari forum it168.com.

8558337700_0aed3f847f_o

Samsung Galaxy S4 yang dipasarkan di China memiliki dua buah slot SIM-card. Slot micro-SD juga turut disediakan.

8557229107_61180cea37_o

Komponen-komponen utama Galaxy S4 bisa diakses setelah membuka penutup aluminium di bagian belakang.

8557229061_a7ebb00c76_o

Galaxy S4 dibekali prosesor Exynos 5 Octa yang memiliki delapan buah inti (core) dalam satu kemasan. Samsung pun membekali perangkat ini dengan lempengan pendingin khusus (inset) untuk menjaga temperatur prosesor.

8558337438_575d51f00d_o

Ini adalah komponen slot SIM card yang jumlahnya dua buah pada Galaxy S4, mirip dengan Galaxy Note II versi pasar China.

8557228875_1e265136af_o

Komponen prosesor, cip radio, berikut storage internal tertanam pada satu papan PCB utama. Gambar di bawah menunjukkan modul kamera 13 megapixel (f/2.2) berikut sensornya.

8558337392_805dca05ed_o


00.27 | 0 komentar | Read More

KOMPAS.com

Written By bopuluh on Sabtu, 16 Maret 2013 | 00.27

KOMPAS.comKOMPAS.comMilan Siapkan Barcelona untuk PSGBasuki: Kalau Mikir Pencapresan Jokowi, Bikin Tak Bisa KerjaSelama 40 Tahun, Terjadi 330 Juta Aborsi di ChinaSangiran, Bumi Manusia Jawa yang TandusGubernur Bali Tak Setuju Densus 88 DibubarkanBarcelona Kehilangan Puyol SebulanDirektur Pelaksana UN Women MundurBasuki Anggap Wajar Anggaran Pemilu Rp 16 TriliunBangkalan Diterjang Banjir, Satu Kecamatan LumpuhIbas Jawab Yulianis: Seribu Persen Tidak BenarKanker Prostas Rusak Kehidupan SeksualKementan: Tak Ada Permainan Impor BawangAnjing Ini Menggonggong Paling Keras di DuniaBocah 8 Tahun Ini Ngaku Sering Disiksa KeluarganyaCitra Kuta Dinilai Semakin Murahan


Notice: Undefined index: HTTP_USER_AGENT in /www/cyb2-wskcwp-02/public_html/kompascom2011/index.php on line 13
http://www.kompas.com/ News and Service Sat , 16 Mar 2013 14:20:04 +0000 id 2013 Kompas Cyber Media hourly 1 http://www.kompas.com http://www.kompas.com/data/images/logo_kompas_putih.gif 144 20 KOMPAS.com, Lebih Lengkap, Lebih Luas http://bola.kompas.com/read/xml/2013/03/16/14102921/Milan.Siapkan.Barcelona.untuk.PSG Sat , 16 Mar 2013 14:10:29 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2013/03/16/1408312-jordi-alba-t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Bek Barcelona Jordi Alba merefleksikan timnya lebih siap menghadapi laga perempat final melawan Paris Saint Germain, setelah mengalahkan AC Milan. <a href="http://bola.kompas.com/read/xml/2013/03/16/14102921/Milan.Siapkan.Barcelona.untuk.PSG">[...]</a> http://bola.kompas.com/read/xml/2013/03/16/14102921/Milan.Siapkan.Barcelona.untuk.PSG http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/03/16/1359305/Basuki.Kalau.Mikir.Pencapresan.Jokowi..Bikin.Tak.Bisa.Kerja Sat , 16 Mar 2013 13:59:30 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2012/10/15/1104499t.JPG" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Basuki enggan memikirkan soal nama Jokowi yang didorong-dorong maju sebagai capres. Menurutnya, kalau dipikirkan malah bikin tak bisa kerja. <a href="http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/03/16/1359305/Basuki.Kalau.Mikir.Pencapresan.Jokowi..Bikin.Tak.Bisa.Kerja">[...]</a> http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/03/16/1359305/Basuki.Kalau.Mikir.Pencapresan.Jokowi..Bikin.Tak.Bisa.Kerja http://internasional.kompas.com/read/xml/2013/03/16/13574965/Selama.40.Tahun..Terjadi.330.Juta.Aborsi.di.China Sat , 16 Mar 2013 13:57:49 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2012/11/02/1606086t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Data Kementerian Kesehatan China menunjukkan selama 40 tahun, terjadi 330 juta aborsi di Negeri Tirai Bambu itu. <a href="http://internasional.kompas.com/read/xml/2013/03/16/13574965/Selama.40.Tahun..Terjadi.330.Juta.Aborsi.di.China">[...]</a> http://internasional.kompas.com/read/xml/2013/03/16/13574965/Selama.40.Tahun..Terjadi.330.Juta.Aborsi.di.China http://travel.kompas.com/read/xml/2013/03/16/13572980/Sangiran..Bumi.Manusia.Jawa.yang.Tandus Sat , 16 Mar 2013 13:57:29 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2013/03/16/1300212-perajin-dusun-sangiran-t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Suyono memahat batu di depan sebuah rumah sederhana di Dusun Sangiran. Ia mengolah batu menjadi patung manusia purba, Homo erectus. <a href="http://travel.kompas.com/read/xml/2013/03/16/13572980/Sangiran..Bumi.Manusia.Jawa.yang.Tandus">[...]</a> http://travel.kompas.com/read/xml/2013/03/16/13572980/Sangiran..Bumi.Manusia.Jawa.yang.Tandus http://regional.kompas.com/read/xml/2013/03/16/13532870/Gubernur.Bali.Tak.Setuju.Densus.88.Dibubarkan Sat , 16 Mar 2013 13:53:28 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2013/01/23/1034056-gubernur-bali-made-mangku-pastika-t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Gubernur Bali, Made Mangku Pastika yang juga mantan Ketua Tim Investigasi Bom Bali tak setuju jika Detasemen Khusus Densus 88 dibubarkan. <a href="http://regional.kompas.com/read/xml/2013/03/16/13532870/Gubernur.Bali.Tak.Setuju.Densus.88.Dibubarkan">[...]</a> http://regional.kompas.com/read/xml/2013/03/16/13532870/Gubernur.Bali.Tak.Setuju.Densus.88.Dibubarkan http://bola.kompas.com/read/xml/2013/03/16/13502351/Barcelona.Kehilangan.Puyol.Sebulan Sat , 16 Mar 2013 13:50:23 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2013/03/16/1348426-puyol-sanchez-villa-t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Kapten Barcelona Carles Puyol tengah menjalani operasi lutut, Jumat 15/3/2013, dan diperkirakan melewatkan perempat final Champions versus PSG. <a href="http://bola.kompas.com/read/xml/2013/03/16/13502351/Barcelona.Kehilangan.Puyol.Sebulan">[...]</a> http://bola.kompas.com/read/xml/2013/03/16/13502351/Barcelona.Kehilangan.Puyol.Sebulan http://internasional.kompas.com/read/xml/2013/03/16/1339206/Direktur.Pelaksana.UN.Women.Mundur Sat , 16 Mar 2013 13:39:20 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2013/01/13/1556556t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Direktur Pelaksana Perempuan PBB UN Women Michelle Bachelet mengundurkan diri dari jabatannya. <a href="http://internasional.kompas.com/read/xml/2013/03/16/1339206/Direktur.Pelaksana.UN.Women.Mundur">[...]</a> http://internasional.kompas.com/read/xml/2013/03/16/1339206/Direktur.Pelaksana.UN.Women.Mundur http://nasional.kompas.com/read/xml/2013/03/16/13273498/Basuki.Anggap.Wajar.Anggaran.Pemilu.Rp.16.Triliun Sat , 16 Mar 2013 13:27:34 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2013/02/10/1821551-basuki-tjahaja-purnama-1-t.JPG" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Basuki menilai Rp 16 triliun untuk menyokong Pemilihan Umum 2014 sebagai hal yang wajar. <a href="http://nasional.kompas.com/read/xml/2013/03/16/13273498/Basuki.Anggap.Wajar.Anggaran.Pemilu.Rp.16.Triliun">[...]</a> http://nasional.kompas.com/read/xml/2013/03/16/13273498/Basuki.Anggap.Wajar.Anggaran.Pemilu.Rp.16.Triliun http://regional.kompas.com/read/xml/2013/03/16/1327143/Bangkalan.Diterjang.Banjir..Satu.Kecamatan.Lumpuh Sat , 16 Mar 2013 13:27:14 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2013/03/16/1317389-terendam-t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Banjir kiriman merendam jalur Kabupaten Sampang dan Bangkalan Jawa Timur, tepatnya di Kecamatan Blega, Sabtu 16/03/2013. <a href="http://regional.kompas.com/read/xml/2013/03/16/1327143/Bangkalan.Diterjang.Banjir..Satu.Kecamatan.Lumpuh">[...]</a> http://regional.kompas.com/read/xml/2013/03/16/1327143/Bangkalan.Diterjang.Banjir..Satu.Kecamatan.Lumpuh http://nasional.kompas.com/read/xml/2013/03/16/13170968/Ibas.Jawab.Yulianis.Seribu.Persen.Tidak.Benar Sat , 16 Mar 2013 13:17:09 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2013/02/22/2236269-ibas-mundur-dari-dpr-t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Ibas membantah tudingan Yulianis bahwa dirinya menerima 200.000 dollar AS dari perusahaan Nazaruddin saat Kongres Partai Demokrat di Bandung. <a href="http://nasional.kompas.com/read/xml/2013/03/16/13170968/Ibas.Jawab.Yulianis.Seribu.Persen.Tidak.Benar">[...]</a> http://nasional.kompas.com/read/xml/2013/03/16/13170968/Ibas.Jawab.Yulianis.Seribu.Persen.Tidak.Benar http://health.kompas.com/read/xml/2013/03/16/1300332/Kanker.Prostas.Rusak.Kehidupan.Seksual Sat , 16 Mar 2013 13:00:33 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2013/03/15/0804183-priaproblemseks-t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Sekitar 2 dari 3 pasien kanker prostat mengalami disfungsi ereksi akibat terapi pengobatan yang mereka lakukan. <a href="http://health.kompas.com/read/xml/2013/03/16/1300332/Kanker.Prostas.Rusak.Kehidupan.Seksual">[...]</a> http://health.kompas.com/read/xml/2013/03/16/1300332/Kanker.Prostas.Rusak.Kehidupan.Seksual http://nasional.kompas.com/read/xml/2013/03/16/12592517/Kementan.Tak.Ada.Permainan.Impor.Bawang Sat , 16 Mar 2013 12:59:25 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2011/08/14/1018403t.JPG" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Kementerian Pertanian membantah adanya permainan dalam masalah melonjaknya harga bawang, khususnya bawang putih belakangan ini. <a href="http://nasional.kompas.com/read/xml/2013/03/16/12592517/Kementan.Tak.Ada.Permainan.Impor.Bawang">[...]</a> http://nasional.kompas.com/read/xml/2013/03/16/12592517/Kementan.Tak.Ada.Permainan.Impor.Bawang http://internasional.kompas.com/read/xml/2013/03/16/12590015/Anjing.Ini.Menggonggong.Paling.Keras.di.Dunia Sat , 16 Mar 2013 12:59:00 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2013/03/16/1252564-anjing-ini-menggonggong-paling-keras-di-dunia-t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Dengan kekuatan gonggongan 113,1 decibel, Charlie, seekor anjing dari Adelaide, Australia, tercatat sebagai anjing dengan gonggongan paling kuat. <a href="http://internasional.kompas.com/read/xml/2013/03/16/12590015/Anjing.Ini.Menggonggong.Paling.Keras.di.Dunia">[...]</a> http://internasional.kompas.com/read/xml/2013/03/16/12590015/Anjing.Ini.Menggonggong.Paling.Keras.di.Dunia http://regional.kompas.com/read/xml/2013/03/16/12493057/Bocah.8.Tahun.Ini.Ngaku.Sering.Disiksa.Keluarganya Sat , 16 Mar 2013 12:49:30 UTC+0700Naila Milos 8, bocah perempuan yang duduk di Kelas 2 SDImanuel Beo, Kabupaten Talaud, mengaku sering menerima siksaan dari keluarganya. <a href="http://regional.kompas.com/read/xml/2013/03/16/12493057/Bocah.8.Tahun.Ini.Ngaku.Sering.Disiksa.Keluarganya">[...]</a> http://regional.kompas.com/read/xml/2013/03/16/12493057/Bocah.8.Tahun.Ini.Ngaku.Sering.Disiksa.Keluarganya http://travel.kompas.com/read/xml/2013/03/16/12485540/Citra.Kuta.Dinilai.Semakin.Murahan Sat , 16 Mar 2013 12:48:55 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2012/10/29/1455255t.gif" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Wakil Pemuda Desa Adat Kuta dari 13 banjar di Bali menilai saat ini citra kawasan Kuta, Bali semakin murahan di mata para wisatawan. <a href="http://travel.kompas.com/read/xml/2013/03/16/12485540/Citra.Kuta.Dinilai.Semakin.Murahan">[...]</a> http://travel.kompas.com/read/xml/2013/03/16/12485540/Citra.Kuta.Dinilai.Semakin.Murahan

KOMPAS.comKOMPAS.comMilan Siapkan Barcelona untuk PSGBasuki: Kalau Mikir Pencapresan Jokowi, Bikin Tak Bisa KerjaSelama 40 Tahun, Terjadi 330 Juta Aborsi di ChinaSangiran, Bumi Manusia Jawa yang TandusGubernur Bali Tak Setuju Densus 88 DibubarkanBarcelona Kehilangan Puyol SebulanDirektur Pelaksana UN Women MundurBasuki Anggap Wajar Anggaran Pemilu Rp 16 TriliunBangkalan Diterjang Banjir, Satu Kecamatan LumpuhIbas Jawab Yulianis: Seribu Persen Tidak BenarKanker Prostas Rusak Kehidupan SeksualKementan: Tak Ada Permainan Impor BawangAnjing Ini Menggonggong Paling Keras di DuniaBocah 8 Tahun Ini Ngaku Sering Disiksa KeluarganyaCitra Kuta Dinilai Semakin Murahan


Notice: Undefined index: HTTP_USER_AGENT in /www/cyb2-wskcwp-02/public_html/kompascom2011/index.php on line 13
http://www.kompas.com/ News and Service Sat , 16 Mar 2013 14:20:04 +0000 id 2013 Kompas Cyber Media hourly 1 http://www.kompas.com http://www.kompas.com/data/images/logo_kompas_putih.gif 144 20 KOMPAS.com, Lebih Lengkap, Lebih Luas http://bola.kompas.com/read/xml/2013/03/16/14102921/Milan.Siapkan.Barcelona.untuk.PSG Sat , 16 Mar 2013 14:10:29 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2013/03/16/1408312-jordi-alba-t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Bek Barcelona Jordi Alba merefleksikan timnya lebih siap menghadapi laga perempat final melawan Paris Saint Germain, setelah mengalahkan AC Milan. <a href="http://bola.kompas.com/read/xml/2013/03/16/14102921/Milan.Siapkan.Barcelona.untuk.PSG">[...]</a> http://bola.kompas.com/read/xml/2013/03/16/14102921/Milan.Siapkan.Barcelona.untuk.PSG http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/03/16/1359305/Basuki.Kalau.Mikir.Pencapresan.Jokowi..Bikin.Tak.Bisa.Kerja Sat , 16 Mar 2013 13:59:30 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2012/10/15/1104499t.JPG" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Basuki enggan memikirkan soal nama Jokowi yang didorong-dorong maju sebagai capres. Menurutnya, kalau dipikirkan malah bikin tak bisa kerja. <a href="http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/03/16/1359305/Basuki.Kalau.Mikir.Pencapresan.Jokowi..Bikin.Tak.Bisa.Kerja">[...]</a> http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/03/16/1359305/Basuki.Kalau.Mikir.Pencapresan.Jokowi..Bikin.Tak.Bisa.Kerja http://internasional.kompas.com/read/xml/2013/03/16/13574965/Selama.40.Tahun..Terjadi.330.Juta.Aborsi.di.China Sat , 16 Mar 2013 13:57:49 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2012/11/02/1606086t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Data Kementerian Kesehatan China menunjukkan selama 40 tahun, terjadi 330 juta aborsi di Negeri Tirai Bambu itu. <a href="http://internasional.kompas.com/read/xml/2013/03/16/13574965/Selama.40.Tahun..Terjadi.330.Juta.Aborsi.di.China">[...]</a> http://internasional.kompas.com/read/xml/2013/03/16/13574965/Selama.40.Tahun..Terjadi.330.Juta.Aborsi.di.China http://travel.kompas.com/read/xml/2013/03/16/13572980/Sangiran..Bumi.Manusia.Jawa.yang.Tandus Sat , 16 Mar 2013 13:57:29 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2013/03/16/1300212-perajin-dusun-sangiran-t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Suyono memahat batu di depan sebuah rumah sederhana di Dusun Sangiran. Ia mengolah batu menjadi patung manusia purba, Homo erectus. <a href="http://travel.kompas.com/read/xml/2013/03/16/13572980/Sangiran..Bumi.Manusia.Jawa.yang.Tandus">[...]</a> http://travel.kompas.com/read/xml/2013/03/16/13572980/Sangiran..Bumi.Manusia.Jawa.yang.Tandus http://regional.kompas.com/read/xml/2013/03/16/13532870/Gubernur.Bali.Tak.Setuju.Densus.88.Dibubarkan Sat , 16 Mar 2013 13:53:28 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2013/01/23/1034056-gubernur-bali-made-mangku-pastika-t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Gubernur Bali, Made Mangku Pastika yang juga mantan Ketua Tim Investigasi Bom Bali tak setuju jika Detasemen Khusus Densus 88 dibubarkan. <a href="http://regional.kompas.com/read/xml/2013/03/16/13532870/Gubernur.Bali.Tak.Setuju.Densus.88.Dibubarkan">[...]</a> http://regional.kompas.com/read/xml/2013/03/16/13532870/Gubernur.Bali.Tak.Setuju.Densus.88.Dibubarkan http://bola.kompas.com/read/xml/2013/03/16/13502351/Barcelona.Kehilangan.Puyol.Sebulan Sat , 16 Mar 2013 13:50:23 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2013/03/16/1348426-puyol-sanchez-villa-t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Kapten Barcelona Carles Puyol tengah menjalani operasi lutut, Jumat 15/3/2013, dan diperkirakan melewatkan perempat final Champions versus PSG. <a href="http://bola.kompas.com/read/xml/2013/03/16/13502351/Barcelona.Kehilangan.Puyol.Sebulan">[...]</a> http://bola.kompas.com/read/xml/2013/03/16/13502351/Barcelona.Kehilangan.Puyol.Sebulan http://internasional.kompas.com/read/xml/2013/03/16/1339206/Direktur.Pelaksana.UN.Women.Mundur Sat , 16 Mar 2013 13:39:20 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2013/01/13/1556556t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Direktur Pelaksana Perempuan PBB UN Women Michelle Bachelet mengundurkan diri dari jabatannya. <a href="http://internasional.kompas.com/read/xml/2013/03/16/1339206/Direktur.Pelaksana.UN.Women.Mundur">[...]</a> http://internasional.kompas.com/read/xml/2013/03/16/1339206/Direktur.Pelaksana.UN.Women.Mundur http://nasional.kompas.com/read/xml/2013/03/16/13273498/Basuki.Anggap.Wajar.Anggaran.Pemilu.Rp.16.Triliun Sat , 16 Mar 2013 13:27:34 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2013/02/10/1821551-basuki-tjahaja-purnama-1-t.JPG" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Basuki menilai Rp 16 triliun untuk menyokong Pemilihan Umum 2014 sebagai hal yang wajar. <a href="http://nasional.kompas.com/read/xml/2013/03/16/13273498/Basuki.Anggap.Wajar.Anggaran.Pemilu.Rp.16.Triliun">[...]</a> http://nasional.kompas.com/read/xml/2013/03/16/13273498/Basuki.Anggap.Wajar.Anggaran.Pemilu.Rp.16.Triliun http://regional.kompas.com/read/xml/2013/03/16/1327143/Bangkalan.Diterjang.Banjir..Satu.Kecamatan.Lumpuh Sat , 16 Mar 2013 13:27:14 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2013/03/16/1317389-terendam-t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Banjir kiriman merendam jalur Kabupaten Sampang dan Bangkalan Jawa Timur, tepatnya di Kecamatan Blega, Sabtu 16/03/2013. <a href="http://regional.kompas.com/read/xml/2013/03/16/1327143/Bangkalan.Diterjang.Banjir..Satu.Kecamatan.Lumpuh">[...]</a> http://regional.kompas.com/read/xml/2013/03/16/1327143/Bangkalan.Diterjang.Banjir..Satu.Kecamatan.Lumpuh http://nasional.kompas.com/read/xml/2013/03/16/13170968/Ibas.Jawab.Yulianis.Seribu.Persen.Tidak.Benar Sat , 16 Mar 2013 13:17:09 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2013/02/22/2236269-ibas-mundur-dari-dpr-t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Ibas membantah tudingan Yulianis bahwa dirinya menerima 200.000 dollar AS dari perusahaan Nazaruddin saat Kongres Partai Demokrat di Bandung. <a href="http://nasional.kompas.com/read/xml/2013/03/16/13170968/Ibas.Jawab.Yulianis.Seribu.Persen.Tidak.Benar">[...]</a> http://nasional.kompas.com/read/xml/2013/03/16/13170968/Ibas.Jawab.Yulianis.Seribu.Persen.Tidak.Benar http://health.kompas.com/read/xml/2013/03/16/1300332/Kanker.Prostas.Rusak.Kehidupan.Seksual Sat , 16 Mar 2013 13:00:33 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2013/03/15/0804183-priaproblemseks-t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Sekitar 2 dari 3 pasien kanker prostat mengalami disfungsi ereksi akibat terapi pengobatan yang mereka lakukan. <a href="http://health.kompas.com/read/xml/2013/03/16/1300332/Kanker.Prostas.Rusak.Kehidupan.Seksual">[...]</a> http://health.kompas.com/read/xml/2013/03/16/1300332/Kanker.Prostas.Rusak.Kehidupan.Seksual http://nasional.kompas.com/read/xml/2013/03/16/12592517/Kementan.Tak.Ada.Permainan.Impor.Bawang Sat , 16 Mar 2013 12:59:25 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2011/08/14/1018403t.JPG" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Kementerian Pertanian membantah adanya permainan dalam masalah melonjaknya harga bawang, khususnya bawang putih belakangan ini. <a href="http://nasional.kompas.com/read/xml/2013/03/16/12592517/Kementan.Tak.Ada.Permainan.Impor.Bawang">[...]</a> http://nasional.kompas.com/read/xml/2013/03/16/12592517/Kementan.Tak.Ada.Permainan.Impor.Bawang http://internasional.kompas.com/read/xml/2013/03/16/12590015/Anjing.Ini.Menggonggong.Paling.Keras.di.Dunia Sat , 16 Mar 2013 12:59:00 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2013/03/16/1252564-anjing-ini-menggonggong-paling-keras-di-dunia-t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Dengan kekuatan gonggongan 113,1 decibel, Charlie, seekor anjing dari Adelaide, Australia, tercatat sebagai anjing dengan gonggongan paling kuat. <a href="http://internasional.kompas.com/read/xml/2013/03/16/12590015/Anjing.Ini.Menggonggong.Paling.Keras.di.Dunia">[...]</a> http://internasional.kompas.com/read/xml/2013/03/16/12590015/Anjing.Ini.Menggonggong.Paling.Keras.di.Dunia http://regional.kompas.com/read/xml/2013/03/16/12493057/Bocah.8.Tahun.Ini.Ngaku.Sering.Disiksa.Keluarganya Sat , 16 Mar 2013 12:49:30 UTC+0700Naila Milos 8, bocah perempuan yang duduk di Kelas 2 SDImanuel Beo, Kabupaten Talaud, mengaku sering menerima siksaan dari keluarganya. <a href="http://regional.kompas.com/read/xml/2013/03/16/12493057/Bocah.8.Tahun.Ini.Ngaku.Sering.Disiksa.Keluarganya">[...]</a> http://regional.kompas.com/read/xml/2013/03/16/12493057/Bocah.8.Tahun.Ini.Ngaku.Sering.Disiksa.Keluarganya http://travel.kompas.com/read/xml/2013/03/16/12485540/Citra.Kuta.Dinilai.Semakin.Murahan Sat , 16 Mar 2013 12:48:55 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2012/10/29/1455255t.gif" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Wakil Pemuda Desa Adat Kuta dari 13 banjar di Bali menilai saat ini citra kawasan Kuta, Bali semakin murahan di mata para wisatawan. <a href="http://travel.kompas.com/read/xml/2013/03/16/12485540/Citra.Kuta.Dinilai.Semakin.Murahan">[...]</a> http://travel.kompas.com/read/xml/2013/03/16/12485540/Citra.Kuta.Dinilai.Semakin.Murahan


00.27 | 0 komentar | Read More

Jokowi Pamerkan Poster APBD DKI 2013

Written By bopuluh on Kamis, 14 Maret 2013 | 00.27

Jokowi Pamerkan Poster APBD DKI 2013

Penulis : Indra Akuntono | Kamis, 14 Maret 2013 | 14:11 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Poster APBD DKI 2013 yang dijanjikan Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo telah selesai dibuat. Jokowi pun dengan bangga memamerkannya.

Poster yang keluar dengan dua ukuran berbeda itu rencananya akan ditempel sampai ke tingkat RT/RW di seluruh Jakarta. "Kemarin kan ada yang tanya- tanya terus, sekarang sudah rampung," kata Jokowi di Balaikota Jakarta, Kamis (14/3/2013).

Jokowi menjelaskan, poster APBD ini sengaja dicetak untuk mewujudkan transparansi penggunaan anggaran. Bahkan, ia mengklaim bahwa poster tersebut telah mulai ditempel, dan menampilkan semuanya secara detil, berikut informasi pengaduan melalui website www.jakarta.go.id dan layanan telepon/pesan singkat.

Poster APBD tersebut dicetak dalam dua ukuran berbeda. Ukuran besar (100x50 sentimeter) memuat APBD tingkat provinsi, dan ukuran yang lebih kecil (70x40 sentimeter) memuat APBD untuk tingkat kecamatan.

"Jadi warga bisa ngasih saran, bisa SMS atau ke website, kita transparanlah, nanti ditempel sampai tingkat RT/RW," ujar Jokowi.

Editor :

Ana Shofiana Syatiri


00.27 | 0 komentar | Read More

Pekan Animasi Jepang di Indonesia

Pekan Animasi Jepang di Indonesia

Penulis : Raditya Helabumi Jayakarna | Kamis, 14 Maret 2013 | 14:12 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Pekan animasi film Jepang dengan tajuk Jimpact (Japan Anime+J-Pop Week 2013) berlangsung di Jakarta. Kegiatan ini berupa pemutaran film animasi dan rekaman konser musik Jepang yang diputar di Studio XXI, Plaza Senayan, Jakarta, sejak 14 Maret hingga 20 Maret 2013.

Menurut Muneyuki Kii, Corporate Executive Officer Director of Entertainment Busines Department T-Joy Co Ltd, penyelenggara, kegiatan itu merupakan salah satu kampanye mengembangkan industri kreatif Jepang ke sejumlah negara. Di Indonesia kegiatan ini baru pertama kalinya digelar, setelah Hongkong dan Singapura.

"Indonesia dengan jumlah penduduk yang besar saat ini sudah mengenal beberapa konten Jepang, seperti film animasi anak dan komik, sehingga menjadi potensi yang besar untuk mengenalkan dan menyebarkan konten-konten Jepang yang berkualitas kepada masyarakat Indonesia", ujar Muneyuki.

Beberapa konten Jepang yang akan diputar dalam Jimpact kali ini antara lain Crayon Shincan The Movie, Tiger & Bunny, 009 RE:Cyborg, juga beberapa konser musik dari Aqua Timez, LiSA, Kalafina dan Granrodeo.


00.27 | 0 komentar | Read More

Ketua MA: Hakim Agung Berkurang, Penanganan Perkara Menurun

Written By bopuluh on Rabu, 13 Maret 2013 | 00.27

JAKARTA, KOMPAS.com - Ketua Mahkamah Agung Hatta Ali mengatakan, Mahkamah Agung (MA) kekurangan tenaga hakim agung karena ada yang pensiun, meninggal dunia, dan diberhentikan secara tidak hormat. Hal ini, kata dia, berdampak pada penurunan penanganan perkara oleh MA. 

"Pada Desember 2012 hanya tersisa 44 orang hakim dari normalnya 51 orang hakim dari 60 kursi yang tersedia. Jumlah ini pun belum termasuk para hakim agung yang mengalami halangan sementara, misalnya karena sakit," kata Hatta Ali, saat membacakan laporan tahunan MA tahun 2012, di Ruang Kusumah Atmadja Gedung MA, Jakarta, Rabu (13/3/2013).

Hatta menjelaskan, kondisi tersebut berbeda dengan tahun 2011. Jumlah hakim ketika itu berjumlah 54 orang dengan beban perkara yang sebanding. Berkuranganya tenaga hakim pada 2012 karena tertundanya pengisian posisi hakim agung yang pensiun.

"Pengisian baru terlaksana di awal 2013, yang pada intinya menyebabkan terhambatnya Mahkamah Agung dalam melaksanakan tugas pokok dan fungsinya secara optimal," kata dia.

Ia menambahkan, hal itu mengakibatkan clearance rate atau rasio penyelesaian perkara berupa perbandingan antara jumlah perkara yang masuk dan keluar yang ditangani MA tidak mencapai 100 persen. Hal itu ditambah pula oleh implementasi sistem kamar yang menuntut spesialisasi seorang hakim yang tidak sesederhana sistem lama. Pada sistem lama itu,  majelis yang pensiun bisa diganti hakim anggota dari kamar lainnya.

"Idealnya dalam waktu tertentu clearance rate harus berada diatas 100 persen dalam satu tahun," kata Hatta.

MA, lanjut Hatta, pada 2012 menerima 13.412 perkara. Jumlah ini naik 3,24 persen dari tahun 2011 yang hanya menerima 12.990 perkara. Sementara itu, perkara yang menjadi beban pemeriksaan MA pada tahun 2012 berjumlah 21.107 perkara. Jumlah tersebut merupakan akumulasi dari jumlah sisa tahun lalu dan jumlah perkara yang diterima tahun ini. Jumlah beban ini turun 1,43 persen dibandingkan dengan tahun sebelumnya yang berjumlah 21.414 perkara.

"Dari sisi produktivitas perhakim agung, penurunan tersebut hanya sebesar 0,03 persen," ujar Hatta.

Editor :

Inggried Dwi Wedhaswary


00.27 | 0 komentar | Read More
techieblogger.com Techie Blogger Techie Blogger