Diberdayakan oleh Blogger.

Popular Posts Today

Membuat Cookies dan Pastry Lebih Mengilat

Written By bopuluh on Sabtu, 22 Juni 2013 | 00.27

KOMPAS.com - Selain rasa yang enak, penampilan kue kering, roti, atau pastry, juga harus mampu menggugah selera. Penampilan menarik ini tak cuma bisa dilihat dari bentuk saja, tapi juga warnanya.

Warna kue, roti, dan pastry yang berwarna kecoklatan dan mengilat di atasnya, pasti membuat siapa saja jadi tergiur. Lapisan ini sebenarnya hanya terbuat dari kuning telur yang dikocok. Namun memang tidak semua orang bisa membuat lapisan ini jadi coklat mengilap.

Rahasianya sebenarnya terletak pada penambahan air dan garam ke dalam kocokan kuning telurnya. Perbandingannya, satu kuning telur dicampur dengan satu sendok makan air, dan sejumput garam.

Sebelum mengoleskan kuning telur ke permukaan kue, campurkan kuning telur dengan air dan garam. Setelah dikocok sampai rata, baru dioleskan ke kue.

Sumber: Eating Well

Editor :

Dini


00.27 | 0 komentar | Read More

Fashion Film, Panggung Catwalk yang Baru

KOMPAS.com - Selain Paris, London juga mendapat banyak perhatian dunia dalam urusan mode. Tak cuma kreativitas dalam desain yang melahirkan banyak desainer kelas dunia, tapi juga inovasi-inovasi yang telah tercipta dari kota ini untuk memajukan dunia mode.

Di dunia fashion, Inggris menjadi pelopor penggunaan media digital yang kemudian tumbuh subur di dunia. Inggris memperkenalkan inovasi terbarunya yang dikenal dengan Fash/On Film atau fashion film atau film mode.

Fashion film adalah kompilasi dokumentasi style dari sebuah lini pakaian dan dibuat sebagai sarana promosi secara halus dari brand pakaian tersebut. "Ibaratnya film ini mirip seperti video klip musik, durasinya pun berkisar beberapa menit saja," ungkap Katryn Ferguson, sutradara fashion film dari Inggris, saat konferensi pers di Dia.Lo.Gue Artspace, Kemang, Jakarta Selatan, Rabu (19/6/2013) lalu.

Film-film pilihan dari dunia mode ini diputar di sela-sela pertunjukan catwalk dan ruang pameran para desainer yang ingin mempresentasikan koleksi rancangan mereka secara digital. London Fashion Week misalnya, merupakan ajang internasional fashion pertama yang meluncurkan platform digital ini.

Videografer Rendy Surindapati mengungkapkan bahwa ke depannya cara promosi fashion seperti ini akan banyak diminati desainer. "Selama ini mereka belum sadar pentingnya promosi dengan cara ini. Sebagian besar lebih sibuk mengurus toko, pesanan, iklan, dan lainnya. Padahal film seperti ini bisa memberikan banyak keuntungan bagi mereka ke depannya," jelas Rendy, sesaat setelah konferensi pers.

Rendy juga mengatakan, awalnya fashion film ini mulai diminati di Eropa karena pelaku industri mode sudah jenuh dengan iklan-iklan komersil yang terang-terangan menjual produknya. Hal ini menyebabkan mereka ingin melihat tayangan iklan yang tidak terlalu komersil namun bisa memesona dan memanjakan mata dengan segala keindahannya.

"Ke depannya, saya yakin fashion film ini lebih penting daripada catwalk. Karena dalam film ini desainer bisa mengeksplor banyak hal, tak cuma koleksi baju saja. Bahkan nantinya, fashion film ini akan menjadi the new catwalk," katanya.

Editor :

Dini


00.27 | 0 komentar | Read More

Seberapa Penting Kita Mengenal Diri Sendiri

Written By bopuluh on Kamis, 20 Juni 2013 | 00.27

T:
Saya sering membaca dan mendengar sebuah pernyataan yang mengatakan bahwa mengenal diri sendiri sangat penting agar kita juga dapat mengenal orang lain dengan baik. Di manakah letak hubungan atau pengaruh antara mengenal diri sendiri dengan mengenal orang lain? Terkadang ada orang yang saya temui mampu mengerti orang lain, tetapi dia sendiri susah untuk melihat dirinya sendiri seperti apa, misalnya bingung dengan kekuatan dan kelemahan dirinya. Kemudian, seberapa pentingkah proses pengenalan terhadap diri sendiri dan orang lain dalam kehidupan sehari-hari? Terima kasih. (Fiane, 25)

J:
Mbak Fiane yang baik hati,
Mengenal diri sendiri sangatlah penting untuk setiap diri kita. Karena, dengan mengenal diri sendiri, kita menjadi tahu akan kekurangan serta kekuatan diri kita. Dengan demikian, kita akan lebih mudah untuk memperbaiki setiap kekurangan diri kita sekaligus mengoptimalkan kekuatan di dalam diri kita.

Setiap diri kita mempunyai kekuatan dan kelebihan. Dan memang, terkadang kita belum mengenalnya dengan baik. Banyak hal yang membuat seseorang belum mengenal dirinya dengan baik. Pertama, karena ia merasa dirinya seorang yang sempurna dan serba bisa. Orang yang seperti ini, sulit menerima masukan dari orang lain. Merasa serba tahu, padahal sebenarnya banyak hal yang belum ia ketahui dengan baik, khususnya tentang kekurangan dan kekuatan dirinya sendiri.

Kedua, karena ia tidak tahu bahwa sebenarnya mengenal diri sendiri adalah awal dari kekuatan setiap diri kita untuk melangkah. Anda pernah mengenal kata pepatah yang mengatakan 'tak kenal maka tak sayang?' Orang-orang yang tidak mengenal dirinya sendiri dengan baik, sangat sulit mengenali kekurangan dan kekuatannya. Orang-orang yang seperti ini, jika menghadapi kesulitan, cenderung menyalahkan kondisi ataupun orang lain, daripada dirinya sendiri.

Nah, jika Anda pernah menemui orang yang bisa mengenal orang lain daripada dirinya sendiri, orang yang seperti ini adalah tipe orang merasa dirinya serba tahu, padahal sebenarnya banyak hal yang belum ia ketahui dengan baik, khususnya dirinya sendiri.

Hanya saja jika Mbak Fiane berkenan, daripada kita membicarakan orang lain, lebih baik kita membicarakan diri sendiri, bukan? Caranya? Ya dengan menjawab pertanyaan saya berikut ini:
1. Sebenarnya, sudahkah kita mengenal diri kita sendiri?
2. Sebenarnya, apa kekuatan dan kekurangan diri kita selama ini?

Mungkin Anda bertanya di dalam hati, "Mbak Ainy ini bagaimana, sih? Ditanya kok balik bertanya?" He he he... pertanyaan di atas sangatlah penting untuk menjawab pertanyaan Anda tentang "seberapa pentingkah proses pengenalan terhadap diri sendiri dan orang lain dalam kehidupan sehari-hari?"

Mbak Fiane, mengenal diri sendiri dan orang lain dalam kehidupan sehari-hari ini sangatlah penting. Karena, dengan mengenal diri sendiri, kita menjadi lebih mudah dalam membangun komunikasi dengan orang lain. Kepedulian kita terbangunkan, begitu juga rasa tanggung-jawab diri kita.

Dengan mengerti orang lain, kita menjadi peduli akan perasaan orang lain, jauh dari rasa egois, prasangka, dan putus asa. Bukankah sebuah kebahagiaan itu diawali dengan mengenal diri kita sendiri sekaligus berusaha mengerti orang lain? Selamat menjadi Fiane yang luar biasa dan berhati mulia!

Ainy Fauziyah, CPC
Leadership Coach & Motivator
Penulis Buku Best Seller 'Dahsyatnya Kemauan'
www.ainyfauziyah.com
www.ainymotivationclass.com         

Editor :

Dini


00.27 | 0 komentar | Read More

Kreavi Bikin Kompetisi Desain Stiker WeChat

JAKARTA, KOMPAS.com - Situs web jejaring sosial pekerja kreatif visual Kreavi.com menggelar kompetisi desain stiker emoticon untuk aplikasi pesan instan WeChat. Kompetisi desain ini mengusung tema Ramadhan.

Peserta diharuskan mendesain satu set stiker emoticon dengan 10 ekspresi, yaitu salaman, berbuka puasa, shalat, mudik, sungkeman, pukul bedug, parcel, ketupat, dan ngumpul/silaturahmi.

"Di lomba ini keaslian dan orisinalitas karya harus dapat dipertanggungjawabkan, bukan menjiplak hasil karya orang lain," kata pendiri Kreavi Benny Fajarai saat menghubungi KompasTekno.

Benny menambahkan, stiker emoticon yang didesain bukanlah animasi. Adapun kriteria yang dinilai meliputi kreativitas dalam berekspresi, eksekusi yang indah dan rapi, serta keunikan desain karakter.

Tenggat waktu kompetisi akan berakhir pada 10 Juli 2013. Informasi dan peraturan lengkapnya bisa dibaca pada tautan ini. 


00.27 | 0 komentar | Read More

Tiga Jam, Ita dan Tiga Anaknya Terjebak dalam Baku Tembak

Written By bopuluh on Kamis, 09 Mei 2013 | 00.27

BANDUNG, KOMPAS.com - Pada Rabu (8/5/2013) siang itu, Ita Rosita (35) dan ketiga anaknya tengah bersantai di rumah kontrakannya, di Kampung Batu Rengat, Desa Cigondewah Hilir, Kecamatan Margaasih, Kabupaten Bandung. Tiba-tiba, dari rumahnya yang berukuran sekitar 5x5 meter, Ita mendengar suara letusan senjata api dari luar. Ia dan ketiga anaknya masih balita, kaget. Tembakan senjata api pertama kali terdengar pukul 11.00 WIB, mengarah ke rumahnya.

Tak hanya suara tembakan, ia juga mendengar derap langkah kaki sejumlah orang yang tak dikenalnya. Ita tak tahu apa yang terjadi. Ketakutan pun menyeruak di benaknya. Namun, ia tetap berusaha tenang, demi menjaga ketenangan ketiga anak yang dipeluknya.

Saat itu, tengah terjadi baku tembak antara Tim Densus 88 dengan empat orang yang diduga teroris di Desa Cigondewah. Selama tiga jam, Ita mendengar jelas suara tembakan yang mengenai tembok rumahnya. Namun, ia tak mengetahui bagaimana caranya para terduga teroris itu menembak ke arah rumahnya.

"Tapi tembakannya tidak panjang, hanya sekali-sekali saja," ujar wanita asli Bekasi itu, saat ditemui di rumahnya, Kamis (9/5/2013).

Sesekali, Ita berusaha melongok ke luar rumah untuk mengetahui apa yang terjadi. Ia terkejut ketika mendapati pelataran rumahnya dijadikan arena pertempuran senjata api bak film aksi di layar kaca. "Anak saya tidak takut. Cuma, anak saya yang paling kecil terbangun dari tidurnya karena kaget," ujarnya.

Menurut Ita, rumah kontrakannya sangat strategis karena tembok penghalang dengan jalan di sampingnya berhadapan langsung dengan belakang rumah yang ditempati empat orang terduga teroris. Rumahnya berada paling ujung di antara jejeran rumah petak kontrakan.

"Rumah saya dijadikan tempat ngumpet-nya anggota Densus. Mereka nembak dari rumah saya," kisah Ita.

Selama tiga jam itu, Ita memanjatkan doa agar diberi keselamatan. Setelah tiga jam, baku tembak pun berakhir. Ita dan ketiga anaknya langsung diungsikan ke rumah tetangganya, sekitar pukul 14.00 WIB. 

"Ada empat orang polisi berpakaian preman yang menggedor pintu. Saya sama tiga anak saya terus diungsikan. Tempatnya dua rumah di belakang rumah saya," kata dia.

Namun, saat diungsikan itu, masih terdengar suara tembakan. Pada Rabu malam, Ita akhirnya bisa kembali ke rumahnya, setelah dipastikan aman oleh polisi.

" Ya, tidur aja enggak nyenyak, masih was-was," ujar Ita.

Editor :

Inggried Dwi Wedhaswary


00.27 | 0 komentar | Read More

Iwan Fals Siap Gempur Purwakarta dengan Lagu Anyar

PURWAKARTA, KOMPAS.com - Di tengah beredarnya isu meninggal dunia dirinya, penyanyi kawakan Iwan Fals justru siap menggelar konser di Purwakarta, Kamis (9/5/2013) malam ini. Konser yang akan digelar di Lapangan Yon Armed 9, Sadang itu merupakan konser ketiga dari rangkaian 15 konser Iwan yang bertajuk Top Concert Iwan Fals 2013.

Public Relations Top Coffee, Jessica Kartika, mengungkapkan, dalam acara yang didukung Top Coffee itu, Iwan Fals dan bandnya akan menyanyikan sejumlah lagu baru, dari album yang akan diluncurkan pertengahan 2013 mendatang. Salah satu lagu terbaru Iwan yang akan dibawakan adalah lagu berjudul Kopi, Sumber Inspirasiku.

"Lagu ini diciptakan Iwan Fals karena merasa mendapatkan inspirasi kopi," kata Jessica. Selain itu, lanjut dia, konser ini sekaligus menepis isu yang sempat beredar sebelumnya bahwa pelantun tembang Bongkar itu meninggal dunia.

"Konser ini menegaskan bahwa Iwan Fals dalam kondisi baik, sehat, serta siap menghibur seluruh masyarakat," tandas dia.

Pihak manajemen Iwan Fals juga menyayangkan mencuatnya isu meninggal dunia tersebut.

Menurut Titin, perwakilan manajemen Iwan Fals, isu itu menimbulkan ketidaknyamanan dan banyak pertanyaan, baik secara personal maupun melalui manajemen.

"Dengan ini kami sampaikan bahwa Iwan Fals dalam kondisi sehat walafiat. Alhamdulillah saat ini masih beraktivitas seperti biasa. Bahkan, Iwan tengah disibukkan dengan tur bersama Top Coffee di Purwakarta," kata Titin.


00.27 | 0 komentar | Read More

Kaki Tangan Napi Bandar Narkoba Tertangkap

Written By bopuluh on Selasa, 07 Mei 2013 | 00.27

Kaki Tangan Napi Bandar Narkoba Tertangkap

Penulis : Alfiyyatur Rohmah | Selasa, 7 Mei 2013 | 14:15 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Tiga pengedar narkoba di pos satpam Perumahan Taman Palem, Cengkareng, Jakarta Barat, ditangkap petugas Polsek Kalideres. Narkoba yang diamankan sebanyak 20 Kg narkotika golongan satu dalam bentuk daun ganja kering.

"Salah satu tersangka merupakan residivis," kata Kapolsek Kaliders Komisaris Polisi Danu Wiyata di Mapolsek Kalideres, Selasa (7/5/2013).

Danu mengatakan, tersangka yang menjadi residivis bernama Yogan Sumambed (28). Sedangkan dua tersangka lainnya bernama Slamet (28) dan Bobi Listantu Supandi (29).

Slamet merupakan petugas keamanan di pos keamanan Taman Palem. Sedangkan Bobi merupakan teman sesama pemakai yang bekerja sebagai buruh bangunan. Slamet dan Bobi mendapatkan barang tersebut dari Yogan yang dikendalikan oleh IS.

Saat ini IS masih berada di dalam Lembaga Pemasyarakatan (LP) Tangerang Kota. Kemudian barang dari Yogan diecerkan oleh Slamet dan Bobi kepada pemakai ganja di sekitar Kalideres, Jakarta Barat.

Dari keterangan yang telah didapatkan, Yogan mendapatkan barang dari pelaku Y. Saat ini, Y masih dalam pencarian Polsek Kalideres.

Untuk mengumpulkan informasi, rencananya Polsek Kalideres akan meminjam tahanan IS dari LP Tangerang Kota. IS yang sudah dipenjara karena kasus yang sama tersebut sudah dipenjara sejak satu tahun lalu.

Kini ketiga tersangka dikenakan Pasal 114 Ayat (2) Sub 111 Ayat (2) UURI Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika. Mereka dapat terjerat hukuman minimal 5 tahun penjara dan seberat-beratnya hukuman mati.

Editor :

Ana Shofiana Syatiri


00.27 | 0 komentar | Read More

11 Tahun Janji Tak Ditepati, Warga Manokwari Tutup Pabrik

11 Tahun Janji Tak Ditepati, Warga Manokwari Tutup Pabrik

Penulis : Kontributor Kompas TV, Budy Setiawan | Selasa, 7 Mei 2013 | 14:15 WIB

MANOKWARI, KOMPAS.com - Puluhan warga pemilik hak ulayat melakukan pemalangan terhadap perusahan pengalengan ikan, PT Pahala Yuantong Fishery Industries di Kelurahan Sowi, Distrik Manokwari Selatan, Papua Barat, Selasa (7/5/2013).

Pemalangan ini merupakan buntut dari kekecewaan warga Suku Arfak terhadap perusahaan yang belum memberikan jawaban pasti, kapan bakal dipekerjakan sebagai kompensasi tanah adat yang digunakan oleh perusahaan. Bukan sebentar, warga telah menunggu kepastian itu sejak 11 tahun terakhir.

Dalam aksinya, dengan menggunakan ranting kayu dan bambu serta drum bekas warga memblokade jalan masuk ke areal pabrik pengalengan ikan. Mereka juga menutup areal masuk gerbang utama perusahaan tersebut.

Pemilik Hak Ulayat, Dikson Indouw, mengatakan, awal berdirinya perusahaan yang dulunya bernama, PT Galaxi, tahun 2001 lalu, pernah menjanjikan pemuda pemudi masyarakat pemilik hak ulayat untuk bekerja di perusahaan ini. Namun, selama perusahaan PT Galaxi beroperasi dan bangkut serta diambil alih oleh PT Pahala Yuantong Fishery Industries, janji tersebut tidak pernah direalisasikan.

Masyarakat pun meminta ganti rugi atas berdirinya sejumlah bangunan milik perusahaan di lokasi tanah adat seluas kurang lebih empat hektar itu. "Kami masyarakat adat meminta ganti rugi kepada perusahaan sebesar Rp 5 miliar, dan kalau mereka tidak menyanggupi bayar, perusahaan segera meninggalkan lahan kami," tutur Dikson.

Menurut, Dikson, masyarakat pemilik hak ulayat selama ini cukup sabar menunggu kepastian dari perusahaan. Bahkan masyarakat juga telah bertemu dengan pimpinan PT Pahala Yuantong Fishery Industries di Jakarta. Namun belum ada jawaban pasti terkait persoalan ini.

Sementara pimpinan perusahaan PT Pahala Yuantong Fishery Industries, tidak berhasil dikonfirmasi terkait persoalan ini, karena terkendala masalah bahasa. Pejabat tersebut hanya dapat berbicara dengan bahasa Mandarin. Hingga kini masyarakat pemilik hak ulayat masih tetap bertahan diluar areal perusahaan, sambil menunggu penjelasan resmi dari pihak perusahaan. 

Editor :

Glori K. Wadrianto


00.27 | 0 komentar | Read More

Fathanah Hadiahi Honda Jazz untuk Model Cantik

Written By bopuluh on Senin, 06 Mei 2013 | 00.27

Fathanah Hadiahi Honda Jazz untuk Model Cantik

Penulis : Icha Rastika | Senin, 6 Mei 2013 | 14:08 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Tersangka kasus dugaan korupsi dan pencucian uang kuota impor daging sapi Ahmad Fathanah diketahui memberikan satu unit Honda Jazz putih kepada model cantik Vitalia Sesha. Honda Jazz bernomor polisi B 15 VTA tersebut sudah disita Komisi Pemberantasan Korupsi dari tangan Vitalia.

"KPK melakukan penyitaan berkaitan dengan tindak pidana korupsi dan tindak pidana pencucian uang dengan tersangka AF (Ahmad Fathanah) yang diduga dikuasi orang bernama Vitalia Sesha," kata Juru Bicara KPK Johan Budi di Jakarta, Senin (6/5/2013). Penyitaan dilakukan sejak pekan lalu.

Kini, Jazz putih itu diamankan di halaman parkir Gedung KPK, Jakarta. Vita sendiri sudah diperiksa KPK sebanyak dua kali. Kepada penyidik KPK, Vita mengaku diberikan mobil itu dalam rangka pertemanan. "Karena antara Vita dan Ahmad ini teman," kata Johan.

Adapun Vita dikenal sebagai model cantik. Wajahnya sempat menghiasi Majalah Popular World edisi Februari 2013. Selain Vita, KPK pernah memeriksa artis Ayu Azhari sebagai saksi bagi Fathanah. Ayu diperiksa terkait uang Rp 20 juta dan 18.000 dollar AS yang diterimanya dari Fathanah. Menurut Johan, uang itu diterima Ayu dari Fathanah sebagai uang muka pembayaran karena Ayu bersedia manggung di acara Partai Keadilan Sejahtera.

KPK menetapkan Fathanah sebagai tersangka kasus dugaan tindak pidana pencucian uang setelah sebelumnya menjerat dia dengan kasus dugaan tindak pidana kepengurusan kuota impor daging sapi. Fathanah dikenal sebagai orang dekat mantan Presiden PKS, Luthfi Hasan Ishaaq. Dalam kasus dugaan korupsi kuota impor daging sapi, dia diduga bersama-sama Luthfi menerima pemberian hadiah atau janji dari PT Indoguna Utama.


00.27 | 0 komentar | Read More

Model Vitalia Juga Terima Jam Tangan Mewah dari Fathanah

Model Vitalia Juga Terima Jam Tangan Mewah dari Fathanah

Penulis : Icha Rastika | Senin, 6 Mei 2013 | 14:17 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Selain mendapatkan Honda Jazz, model cantik Vitalia Sesha juga menerima jam tangan merek Chopard dari Ahmad Fathanah, tersangka kasus dugaan korupsi dan pencucian uang kuota impor daging sapi. Harga jam tangan mewah asal Swiss yang didapat Vitalia itu ditaksir sekitar Rp 70 juta.

"Barang-barang, Honda Jazz, jam tangan Chopard itu menurut pengakuan diberkan oleh Ahmad Fathanah," kata Juru Bicara KPK Johan Budi di Jakarta, Senin (6/5/2013). Baik Honda Jazz maupun jam tangan Chopard tersebut sudah disita KPK.

Menurut Johan, penyitaan dilakukan pada pekan lalu terkait penyidikan kasus dugaan pencucian uang yang dilakukan Fathanah. Terkait penyidikan kasus ini, KPK sudah dua kali memeriksa Vitalia. Johan menuturkan, saat diperiksa KPK, Vitalia mengaku, barang-barang itu diberikan Fathanah kepadanya karena hubungan pertemanan.

"Karena Vita dan AF (Ahmad Fathanah) ini teman, jadi itu posisinya," ujar Johan.

Selain Vita, KPK pernah memeriksa artis Ayu Azhari sebagai saksi bagi Fathanah. Ayu diperiksa terkait uang Rp 20 juta dan 18.000 dollar AS yang diterimanya dari Fathanah. Menurut Johan, uang itu diterima Ayu dari Fathanah sebagai uang muka pembayaran karena Ayu bersedia manggung di acara Partai Keadilan Sejahtera.

KPK menetapkan Fathanah sebagai tersangka kasus dugaan tindak pidana pencucian uang setelah sebelumnya menjerat dia dengan kasus dugaan tindak pidana kepengurusan kuota impor daging sapi. Fathanah dikenal sebagai orang dekat mantan Presiden PKS, Luthfi Hasan Ishaaq. Dalam kasus dugaan korupsi kuota impor daging sapi, dia diduga bersama-sama Luthfi menerima pemberian hadiah atau janji dari PT Indoguna Utama.


00.27 | 0 komentar | Read More
techieblogger.com Techie Blogger Techie Blogger