Diberdayakan oleh Blogger.

Popular Posts Today

Enam Orang Tepergok Mencuri Emas Pakai Kawat

Written By bopuluh on Sabtu, 05 Oktober 2013 | 00.27


BENGKULU, KOMPAS.com
 — Enam pencuri emas yang beraksi dengan modus memakai kawat tertangkap tangan warga saat beraksi di toko emas Jalan KZ Abidin, Kota Bengkulu, Sabtu (5/10/2013).

Aksi percobaan pencurian itu terjadi sekitar pukul 08.00 WIB di toko emas Ria. Keenam pelaku yang terdiri dari empat pria dan dua perempuan paruh baya mendatangi toko emas tersebut, berpura-pura hendak membeli emas.

Dalam rekaman kamera tersembunyi milik toko emas Ria, terlihat keenam pelaku datang mengerubuti etalase emas seolah-olah hendak membeli. Di saat pelayan toko sibuk melayani pelanggannya, salah seorang pelaku menyelipkan kawat sepanjang 60 sentimeter ke kaca etalase. Tampak dalam rekaman kamera beberapa kali emas yang dikait oleh kawat tersebut terjatuh.

Untuk menyembunyikan aksi, beberapa kawanannya menutupi gerakan dengan tas wanita milik salah seorang komplotan. Untuk mengalihkan perhatian, pelaku lainnya berpura-pura menawar emas sambil menunjukkan uang ratusan ribu sehingga pelayan toko emas meyakini bahwa mereka memang hendak membeli emas.

"Anak saya baru tahu kalau mereka itu hendak mencuri saat kaca etalase yang dia selipkan kawat itu berbunyi, berderak," kata Emi, pemilik toko emas Ria.

Mengetahui tokonya hendak dicuri, Emi lalu berteriak maling. Keenam orang tersebut berhamburan melarikan diri. Untungnya, di sekitar lokasi, ada anggota polisi yang kebetulan sedang berolahraga. Anggota polisi bersama warga kemudian mengejar pelaku hingga dua pelaku bisa ditangkap.

Awalnya, di hadapan penyidik, para pelaku menolak dikatakan hendak mencuri. Namun, setelah polisi menunjukkan hasil rekaman kamera pengintai, barulah mereka mengakui.

Kasat Reskrim Polres Bengkulu Dwi Putra Akbar yang turun langsung ke lapangan menyatakan, hingga kini, pelaku masih dimintai keterangan karena diduga anggota sindikat pencuri emas.

"Mereka telah banyak melakukan kejahatan di beberapa tempat sebab aksi mereka sangat terorganisasi," ucap Dwi.

Polisi mengamankan satu unit mobil jenis Xenia dengan kode wilayah L 1839 R warna hitam serta satu utas kawat berukuran 60 sentimeter.

Editor : Farid Assifa


00.27 | 0 komentar | Read More

Siswa Jakarta Dukung Jam Malam, Asal...


JAKARTA, KOMPAS.com - Rencana pemerintah daerah Provinsi DKI Jakarta untuk menerapkan jam belajar bagi siswa, mulai pukul 19.00 -21.00 WIB terus mendapat dukungan. Namun demikian, pemerintah diharapkan dapat memberikan dispensasi tertentu bagi siswa yang melaksanakan kegiatan belajar pada jam itu di luar rumah.

"Tentunya akan ada dampak (positif) pada kualitas pendidikan, meskipun akan sangat lama. Tapi tetap perlu kita apresiasi. Artinya pemerintah memiliki perhatian terhadap pendidikan, khususnya pada anak-anak di bawah umur," kata pengamat pendidikan, Mohammad Abduhzen, Sabtu (5/10/2013).

Menurutnya, penerapan jam malam juga akan berdampak pada orangtua siswa sehingga dapat mengawasi proses belajar anak-anak mereka di rumah. Dengan demikian, tidak akan ada anak-anak yang akan coba mencuri-curi kesempatan untuk tidak belajar dan memilih melakukan kegiatan lain seperti bermain game atau pergi bersama teman-temannya.

"Saya berharap juga ide jam malam ini akan melahirkan hal-hal positif. Paling tidak, bagi orangtua agar mengurus anaknya di rumah. Sehingga akan merembet ke substansi pendidikan," ujarnya.

Dukungan senada juga disampaikan Devi dan Dimas, siswa SMP 97 Utan Kayu, Jakarta Timur. Menurut Devi, penerapan jam malam bagi siswa sangat baik untuk menimimalisasi perilaku negatif siswa. Ia pun meminta agar rekan-rekannya dapat mengambil hikmah positif atas peraturan jam malam bagi siswa itu.

"Sekarang kita sering denger kasus penculikan anak-anak sekolah yang dilakukan sama kenalan mereka di FB (Facebook). Kalau ada jam malam kan bisa mengurangi itu setidaknya," katanya saat dijumpai di kawasan Cikini, Jakarta Pusat.

Dimas juga setuju dengan aturan jam malam bagi siswa. Dia juga meminta agar pemerintah memberi dispensasi tertentu bagi siswa yang belajar di luar rumah. "Kan ada juga kita yang ikut pelajaran tambahan atau les. Sampai malam lagi. Seharusnya ada pengecualian itu," katanya.

Peraturan terkait jam wajib belajar malam diatur Pemprov DKI Jakarta di dalam Perda Nomor 8 Tahun 2006 Pasal 7 Ayat 3 tentang Sistem Pendidikan. Di dalam perda itu, orangtua berkewajiban untuk mendidik anaknya sesuai kemampuan dan minatnya serta menetapkan waktu belajar setiap hari di rumah bagi anaknya dari pukul 19.00 sampai 21.00.

Editor : Farid Assifa


00.27 | 0 komentar | Read More

Tiga Orang Yang Mengaku Dianiaya Polisi Bukan Pekerja Kalbe Farma

Written By bopuluh on Jumat, 04 Oktober 2013 | 00.27

KOMPAS.com - Tiga orang pekerja yang mengaku dianiaya polisi saat aksi mogok pekerja di depan pabrik PT Kalbe Farma Tbk di Cikarang, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat pada Kamis (19/9/2013), bukan pekerja perusahaan tersebut.

Ketiga pekerja dimaksud bernama M Nurfahroji (37), Irwan (27), dan Sopiyan Hadi (24).

Adalah Head of External Communications PT Kalbe Farma Tbk Hari Nugroho yang mengirimkan surat elektroniknya ke Kompas.com, kemarin, pembetulan informasi berita Kompas.com bertajuk Buruh Kalbe Farma Mengaku Dianiaya Polisi (  http://megapolitan.kompas.com/read/2013/10/03/1527419/Buruh.Kable.Farma.Mengaku.Dianiaya.Polisi?utm_source=WP&utm_medium=box&utm_campaign=Kknwp).

Hari Nugroho menulis, informasi kalau ketiganya bukan karyawan Kalbe didapat dari status akun Facebook Nyumarno,   anggota Lembaga Bantuan Hukum Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (LBH FSPMI) Jawa Barat.

Di dalam status pada 27 September 2013 tersebut termaktub informasi kalau Irwan bekerja di PT Tirta Alam Segar. Lalu, Sopiyan Hadi adalah karyawan PT Imco.

Sementara, pada status itu tertera nama M. Nuhfahrozy. Nama ini tertulis sebagai staff KC FSPMI Bekasi. Apakah nama tersebut sama dengan nama Nurfahroji, sebagaimana disebut di atas, Kompas.com belum memperoleh informasi hingga berita ini diunggah.

Editor : Josephus Primus


00.27 | 0 komentar | Read More

196 Warga Bandung Barat Terima Bantuan Renovasi Rumah

BANDUNG, KOMPAS.com - Kementerian Perumahan Rakyat (Kemenpera) memberikan bantuan renovasi rumah untuk 196 pemilik rumah tidak layak huni (RTLH) di tiga kecamatan di Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, Jumat (4/10/2013).

Tiga kecamatan tersebut adalah Kecamatan Gununghalu, Cihampelas dan Padalarang. Menurut Deputi Kemenpera Bidang Perumahan Swadaya Jamil Ansari, setiap pemilik RTLH akan diberikan bantuan uang Rp 7.500.000 untuk memperbaiki rumah.

"Uangnya akan diberikan dalam bentuk tabungan," kata Jamil saat ditemui seusai penyerahan bantuan di Kecamatan Cihampelas, Kabupaten Bandung Barat.

Lebih lanjut Jamil mengatakan dalam sosialisasi, bantuan renovasi rumah dari Kemenpera tersebut tidak bisa dicairkan menjadi uang tunai. Nilai uang yang diberikan dalam bentuk tabungan di Bank Rakyat Indonesia (BRI) itu, nantinya digunakan untuk membayar bahan-bahan baku material yang akan dibeli di toko bangunan.

Setelah penerima bantuan memilih bahan bangunan yang akan dibeli, kata Jamil, BRI akan langsung membayarkan ke toko bangunan tersebut. "Dalam waktu 10 hari dari sekarang, uang harus sudah dibelanjakan," tuturnya.

Penerima bantuan renovasi rumah juga tidak bisa langsung membelikan bahan baku bangunan sekaligus. Menurut Jamil, bantuan akan diberikan dalam dua tahap. Di tahap pertama akan diberikan jangka waktu 10 hari untuk membelanjakan. Tahap kedua akan diberikan sebelum hari ke 30 setelah menerima bantuan.

"Kalau sudah diambil dan tidak dibangun dalam 30 hari bahan bangunan akan diambil balik," kata Jamil.

Sementara itu, total penerima bantuan renovasi RTLH di Kabupaten Bandung Barat pada tahun 2013 ini berjumlah 1025 pemilik. Bantuan tersebut diserahkan dalam tiga tahap dengan rincian, tahap pertama sebanyak 300 pemilik telah diserahkan pada bulan Agustus 2013 lalu, tahap kedua sebanyak 196 pemilik diserahkan hari ini, dan bantuan tahap terakhir untuk 366 pemilik akan diserahkan di pengujung tahun 2013.

Jamil mengaku, jumlah penerima bantuan renovasi rumah di Kabupaten Bandung Barat pada tahun ini menurun. Jika pada tahun 2013 ini jumlah penerima hanya 1.025 pemilik, pada tahun 2012 lalu jumlah justru lebih banyak yaitu 4000 pemilik.

"Tapi nilai bantuannya kita tinggikan. Jika tahun lalu nilainya hanya Rp. 6.000.000, tahun ini kita berikan lebih besar Rp. 7.500.000," ungkapnya.

Editor : Glori K. Wadrianto


00.27 | 0 komentar | Read More

BI: Terhentinya Pemerintahan AS Pengaruhi Ekonomi Global

Written By bopuluh on Kamis, 03 Oktober 2013 | 00.27


JAKARTA, KOMPAS.com - Gubernur Bank Indonesia (BI) Agus DW Martowardojo berharap terhentinya pemerintahan Amerika Serikat (AS) tidak terlalu lama karena akan berdampak pada perekonomian dunia.

"Shutdown itu kita harapkan tidak terlalu lama sehingga kemudian ada suatu kesepakatan untuk atasi shutdown itu," kata Agus di Gedung Mahkamah Agung Jakarta, Kamis (3/10/2013).

Menurut Agus, jika pemerintah AS melakukan shutdown terlalu lama tentu saja dampaknya akan besar terhadap ekonomi dunia. Dampak tersebut akan dimulai dari AS sendiri, kemudian akan merambah ke negara terkait seperti Jepang dan China lalu ke Indonesia.

"Selain berdampak ke negara lain, juga akan berdampal ke Indonesia, terutama di jalur perdagangan dan investasi," ujar Agus.

Oleh karenanya, Agus mengharapkan negara besar seperti AS dapat menyelesaikan masalah tersebut, namun bukan hanya masalah kesepakatan anggaran, tetapi juga terkait dengan kenaikan plafon pinjaman AS, karena merupakan satu kesatuan.

"Kalau seandainya shutdown berlanjut, kami meyakini akan berdampak ke ekonomi AS. Namun kalau hal itu terjadi tentu juga berdampak ke rencana pengurangan stimulus AS yang pasti akan dikaji oleh otoritas di Indonesia," jelas Agus.

Seperti diketahui, pemerintah AS melakukan shutdown atau berhentinya sementara layanan pemerintahan. Hal ini karena adanya kemacetan politik mengenai anggaran baru. Jika shutdown ini berlangsung lama, ditakutkan perekonomian global akan terancam.

Editor : Bambang Priyo Jatmiko


00.27 | 0 komentar | Read More

Wamentan: Ayam \"Pahlawan\" Komoditas Pangan

Wakil Menteri Pertanian, Rusman Heriawan, usai mengisi talkshow dalam rangka September Horti Cerita 2013, digelar di lapangan barat daya Monas, Jakarta, Minggu (29/9/2013). Rusman hadir mewakili Menteri Pertanian Suswono yang berhalangan membuka bulan promosi horikultura nusantara tersebut. | ESTU SURYOWATI

JAKARTA, KOMPAS.com - Wakil Menteri Pertanian Rusman Heriawan mengatakan, ayam dan telur ayam merupakan pahlawan komoditas pangan karena produksinya lumayan besar, meski konsumsi masyarakat Indonesia masih rendah.

"Daging ayam produksi 2012 sebesar 1,4 juta ton. Dan ini meningkat setiap tahun mengikuti pertumbuhan penduduk. Dia mengisi 53 persen dari kebutuhan seluruh protein hewani," kata Rusman dalam opening ceremony ILDEX Indonesia 2013, di Grha Niaga, JIExpo Kemayoran, Jakarta, Kamis (3/10/2013).

Sementara itu, lanjut Rusman, produksi telur ayam mencapai 1,05 juta ton, dan memenuhi 70 persen dari kebutuhan telur.  "Khusus ayam dan telur ini bagus. Ini pahlawan buat saya. Kita tidak pernah ribut kekurangan daging ayam dan telur. Bahkan pernah jadi eksportir," ujarnya.

Namun demikian, Rusman menyayangkan konsumsi masyarakat Indonesia atas dua komoditas pangan tersebut masih rendah. Konsumsi daging ayam rata-rata orang Indonesia hanya 7,6 kg per kapita per tahun jauh di bawah Thailand dan Malaysia yang lebih dari 10 kg per kapita per tahun. Sementara konsumsi telur ayam rata-rata orang Indonesia hanya 90 butir per kapita per tahun. Artinya, orang-orang Indonesia mengonsumsi telur 4 hari sekali.

"Jadi walaupun hebat sisi suplai, tapi konsumsi relatif rendah. Saya berharap pelaku bisnis ini menciptakan demand driven," ungkapnya.

Berdasarkan data Forum Media Peternakan, 2012, disebutkan orang-orang Indonesia bukan tidak mampu membeli telur ayam untuk memenuhi kebutuhan proteinnya. Harga satu butir telur hanya Rp 1.000/butir, hampir sama dengan harga satu batang rokok.

Konsumsi telur ayam masyarakat Indonesia hanya 87 butir per kapita per tahun. Ini merupakan yang paling rendah di ASEAN. Sementara untuk rokok, ternyata orang Indonesia membakar 1.108 rokok per orang per tahun. Ini menjadikan Indonesia sebagai konsumen terbesar dunia.

Data tersebut menyebutkan menurut lembaga Demografi UI, mayoritas konsumen rokok adalah penduduk berpenghasilan rendah.

Editor : Erlangga Djumena


00.27 | 0 komentar | Read More

ADB: Indonesia Lebih Siap Hadapi Gejolak Pasar

Written By bopuluh on Rabu, 02 Oktober 2013 | 00.27


JAKARTA, KOMPAS.com - Bank Pembangunan Asia (Asian Development Bank/ADB) menilai Indonesia berada di posisi yang lebih siap untuk menghadapi gejolak pasar. ADB menganggap kondisi Indonesia saat ini lebih baik dibandingkan saat krisis global tahun 2008-2009.

Deputy Country Director ADB untuk Indonesia Edimon Ginting mengatakan, cadangan devisa Indonesia kini juga tercatat telah mengalami perbaikan.

"Pemerintah juga telah menyiapkan berbagai mekanisme tambahan apabila situasi memburuk, antara lain instrumen pertukaran (swap facilities) dengan beberapa negara, serta mekanisme pendanaan alternatif (contingent) dari lembaga-lembaga pembangunan internasional," kata Edimon di Jakarta, Rabu (2/10/2013).

Selain itu, Edimon menganggap bahwa pengurangan subsidi bahan bakar juga berkontribusi pada penguatan posisi fiskal negara, serta memberikan keleluasaan anggaran bagi berbagai program ekonomi dan sosial Pemerintah.

Oleh karena itu, ADB mengingatkan bahwa pemerintah perlu terus berupaya untuk mengurangi defisit transaksi secara berkesinambungan dengan mempercepat reformasi ekonomi dan pembangunan infrastruktur yang diperlukan untuk meningkatkan daya saing ekonomi, khususnya dalam memacu peningkatan ekspor dari sektor industri.

"Upaya yang sama juga diperlukan untuk memperbaiki kualitas pendidikan dan memacu produktivitas tenaga kerja," jelasnya.

Editor : Bambang Priyo Jatmiko


00.27 | 0 komentar | Read More

Grand Hyatt Jakarta Perpilih Sebagai Hotel Terbaik

Harian Kompas  |  Kompas TV

Rabu, 2 Oktober 2013

Register  |  Sign In
Go
  • News
  • Ekonomi
  • Bola
  • Tekno
  • Entertainment
  • Otomotif
  • Health
  • Female
  • Travel
  • Properti
  • Foto
  • Video
  • Forum
  • Kompasiana
HOMENEWSHUNIANARSITEKTURBERANDAKONSULTASIFIGURTIPSGALERI 360
Komentar: -

|

Share:

Tweet

Terpopuler
    » Selengkapnya  
    Terkomentari
      » Selengkapnya  


      • Membuat Kamar Mandi "Basement", seperti Bermain Teka-teki Silang!

      • Warna Aksen Bikin Interior Rumah Lebih Keren

      • Membuat Kamar Mandi "Basement", seperti Bermain Teka-teki Silang!

      • Warna Aksen Bikin Interior Rumah Lebih Keren

      • SIMULASI LANTAI

      • News
      • Nasional
      • Regional
      • Megapolitan
      • Internasional
      • Olah Raga
      • Sains
      • Edukasi
      • Infografis
      • Surat Pembaca
      • Ekonomi
      • Bola
      • Tekno
      • Entertainment
      • Otomotif
      • Health
      • Female
      • Travel
      • Properti
      • Foto
      • Video
      • Forum
      •   Grazera
      •   Kompasiana
      •   KompasKarier.com
      •   Midazz
      •   SCOOP
      •   Urbanesia
      •   GameSaku
      •   MakeMac
      • About
      • -
      • Advertise
      • -
      • Policy
      • -
      • Pedoman Media Siber
      • -
      • Career
      • -
      • Contact Us
      • -
      • RSS
      • -
      • Site Map
      copyright © 2008 - 2013 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.


      00.27 | 0 komentar | Read More

      DPR Akan Panggil KPU Terkait Kerja Sama dengan Lemsaneg

      Written By bopuluh on Selasa, 01 Oktober 2013 | 00.27


      JAKARTA, KOMPAS.com - Wakil Ketua Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Abdul Hakam Naja mengatakan, DPR akan memanggil Komisi Pemilihan Umum (KPU) untuk meminta penjelasan terkait kerja sama dengan Lembaga Sandi Negara (Lemsaneg) dalam Pemilihan Umum (Pemilu) 2014.

      Ia mengungkapkan, Komisi II DPR akan menggali alasan yang mendorong KPU memilih Lemsaneg untuk mengamankan data pemilu. Menurutnya, kerja sama itu harus diimbangi dengan perjanjian yang jelas agar proses Pemilu dapat berjalan transparan.

      "Dalam waktu dekat, kami akan panggil (KPU) untuk menjelaskan mekanisme kerja sama itu," kata Hakam Naja, di Kompleks Gedung Parlemen, Jakarta, Selasa (1/10/2013).

      Politisi Partai Amanat Nasional ini menegaskan, kerja sama dengan Lemsaneg merupakan inisiatif penuh KPU. Ia mengatakan, Komisi II akan meminta kepastian sejauh mana peran Lemsaneg dalam pemilu dan harus tetap dapat diaudit setra terbuka. 

      "Konsekuensi dari keterlibatan Lemsaneg, bekerja di belakang layar, wilayah rahasia harus terbuka, transparan dan harus diaudit. Mau enggak mau harus begitu. Kalau enggak bisa begitu, ya enggak boleh," katanya.

      Minta bantuan Lemsaneg

      KPU meminta bantuan Lemsaneg untuk menjaga penyampaian hasil pemungutan suara Pemilu 2014. Selain dengan pengamanan sistem informasi dan teknologi milik KPU, Lemsaneg juga menerjunkan anggotanya di beberapa daerah.

      "Jadi, nanti semua perolehan hasil pemungutan suara dari TPS (tempat pemungutan suara) itu kami kirim melalui jalur yang paling aman. Tidak akan disadap, diretas, dimanipulasi, dan diubah-ubah," ujar Kepala Lemsaneg Mayjen TNI Djoko Setiadi usai penandatangan nota kesepahaman dengan KPU, Selasa (24/9/2013) di Gedung KPU, Jakarta.

      Ia menyatakan, hasil perolehan suara merupakan hal terpenting dalam proses pemungutan suara. Penjagaan oleh pihaknya, ujar Djoko, untuk menjamin rekapitulasi perolehan suara di setiap tingkatan sama.

      "Jadi hasil perolehan di titik TPS harus sama dengan yang sampai di pusat. Itu yang kami jaga," lanjutnya.

      Direktur Sinergi Masyarakat untuk Demokrasi Indonesia Said Salahudin mengatakan, nota kesepahaman antara KPU dengan Lemsaneg menguntungkan Partai Demokrat. Pasalnya, Lemasaneg bertanggung jawab langsung kepada Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, yang juga Ketua Dewan Pembina Demokrat. KPU membantah tudingan tersebut.

      Komisioner Hadar Nafis Gumay menyatakan, masyarakat tetap dapat mengakses data tersebut dan memastikan hasilnya tidak berubah.

      "Lemsaneg hanya memastikan pihak luar tidak bisa mengacak-acak data, bukan malah membuat data tidak bisa diakses masyarakat. Data pemilu tetap akan dibuka ke semua pihak. Sebab ini data publik," ujar Hadar, Jumat (27/9/2013).

      Editor : Inggried Dwi Wedhaswary

      Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:

      00.27 | 0 komentar | Read More

      Harry Ibrahim: Mewah dalam Minimalis


      Kompas.com - Desainer Harry Ibrahim untuk kali pertama mendapat kesempatan untuk peragaan tunggal. Menggebrak lewat koleksi ready-to-wear deluxe yang mewah dalam konsep yang minimalis.
       
      Desainer Harry Ibrahim sepertinya tak ingin menyia-nyiakan kesempatan dalam peragaan solo perdananya. Semua disiapkan dengan matang. Tidak hanya dari koleksi busana yang berjumlah total 30, tapi juga satu paket dengan konsep peragaan.

      Di awal show, desainer yang juga menjabat Ketua Asosiasi Perancang dan Pengusaha Mode Indonesia (APPMI) Jawa Barat ini memutar video presentasi yang menggambarkan bahwa koleksi busana rancangannya sudah mencuri perhatian dan kerap dipakai oleh beberapa publik figur. Sebut saja diantaranya Agnes Monika, Cinta Laura hingga parade finalis Miss Indonesia.

      Video presentasi ini lalu menggiring pengunjung pekan mode Fashionality 2013 yang berlangsung di Hotel Hilton Bandung, Jawa Barat, Minggu (29/9/2013) menjadi lebih penasaran.

      Diiringi musik yang menghentak dan layar multimedia berlatar bangunan bersejarah dan penuh karya seni, satu persatu busana rancangan Harry muncul. Diawali dengan koleksi yang didominasi warna emas. Harry menampilkan beberapa mini dress yang minimalis, tidak rumit dengan struktur serta detail yang sedikit namun pas. Entah itu motif di bagian atasan saja, atau hanya cukup di pinggir. Harry memberi fokus di bagian pinggang supaya tampak ramping.

      Di babak kedua, tampil koleksi yang didominasi warna dusty pink, dengan gaun-gaun panjang yang lagi-lagi mewah dan glamor namun tetap simpel. Tak ada potongan yang bertumpuk atau rumit, semua tampak sederhana, dengan sedikit taburan payet dan detail peplum. Rok lebar serta gaun panjan, dua-duanya tetap menarik.

      Belum usai, sampai di sana. Berikutnya adalah koleksi dengan dominasi warna biru dengan padanan warna putih dan atau hitam. Gaun-gaun ini membalut tubuh sekaligus membentuknya menjadikan tampak lebih ramping. Dan kalau diperhatikan dengan seksana, lagi-lagi Harry memberi detail di bagian pinggang.

      Hal yang sama berlaku di koleksi dengan dominasi warna hitam dan silver. Kedua warna ini sepertinya telah menjadi ciri khas desain buat Harry dan untuk itu ia seakan mencoba tampil maksimal. Baik itu lewat potongan maupun detail yang ditempatkan dibeberapa bagian, dengan potongan gaun one shoulder, mermaid, peplum dress hingga gaun panjang yang menjuntai dan menyapu lantai.

      Menyaksikan koleksi Harry Ibrahim kali ini tak bisa dipungkiri membuat mata tak berkedip. Ada bagian detail yang menarik meski ia tampil minimalis. "Beauty is a simplicity," ujarnya menegaskan dan itu seperti berlaku untuk koleksinya ini.

      Editor :

      Lusia Kus Anna


      00.27 | 0 komentar | Read More
      techieblogger.com Techie Blogger Techie Blogger