Pembawa 1.000 Lembar Uang Asing Palsu Ditangkap
Written By bopuluh on Selasa, 30 Juli 2013 | 00.27
Laba Bersih Pakuwon Membengkak 75 Persen
Warga Keluhkan Kapal Angkut Penumpang Melebihi Kapasitas
Written By bopuluh on Minggu, 28 Juli 2013 | 00.27
Ducati Masih Ingin Hayden Jadi \"Keluarga\"
Nikita Menolak Bicara
Written By bopuluh on Sabtu, 27 Juli 2013 | 00.28
Detroit Harus Musnahkan Puluhan Ribu Rumah untuk Bangkit Kembali
Formula 1, Roda Lepas, Turun 10 Posisi!
Written By bopuluh on Jumat, 26 Juli 2013 | 00.27
Opera: Pasar Android Indonesia Dikuasai Smartphone Murah
Musim Mudik, Magelang Tambah Angkutan
Written By bopuluh on Rabu, 24 Juli 2013 | 00.28
Penemu Hobbit Flores, Mike Morwood Meninggal Dunia
KOMPAS.com
Written By bopuluh on Selasa, 23 Juli 2013 | 00.27
PNS Ini Digerebek Istrinya \"Ngamar\" di Hotel bareng Istri Polisi
Written By bopuluh on Senin, 22 Juli 2013 | 00.27
4 Manfaat Ngemil Sebelum Tidur
KOMPAS.com
Written By bopuluh on Minggu, 21 Juli 2013 | 00.27
Puding Roti Mentega
Written By bopuluh on Sabtu, 20 Juli 2013 | 00.27
Tiket VIP dan VVIP Pertandingan Liverpool Habis Terjual
Bisnis Fashion Berbekal Gaya Personal Alika
Written By bopuluh on Jumat, 19 Juli 2013 | 00.28
Polisi Tetapkan Ketua Pelaksana Tinju Maut Sebagai Tersangka
Ini Ciri Khas Nyeri Dada karena Jantung
Written By bopuluh on Kamis, 18 Juli 2013 | 00.27
Masih Ada 107 Napi Tanjung Gusta yang Diburu Polisi
Jelang Lebaran, Dinkes Solo Sita Puluhan Makanan Berbahaya
Written By bopuluh on Rabu, 17 Juli 2013 | 00.27
SOLO, KOMPAS.com - Puluhan jenis makanan ringan kedaluwarsa dan mengandung zat berbahaya disita petugas Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Solo, Rabu pagi (17/7/2013). Razia yang digelar menjelang Lebaran tersebut menyasar distributor makanan yang tersebar di tiga kecamatan di Kota Solo.
Salah satu distributor yang disambangi petugas DKK adalah berada di Kecamatan Nusukan, Solo. Petugas memeriksa makanan ringan yang dijual di toko milik Sugiharto (52). Petugas memeriksa satu per satu makanan. Petugas juga mengambil sampel dari makanan tersebut untuk dilakukan rapid test atau tes cepat untuk mengetahui kandungan kimiawi dalam makanan jenis contong mesis.
Setelah beberapa saat, petugas memberitahukan kepada pedagang bahwa makanan tersebut mengandung zat pewarna berbahaya rhodamin, yang sering digunakan untuk pewarna pakaian.
"Kita menemukan masih banyak makanan yang mengandung zat pewarna berbahaya seperti rhodamin, dan itu berbahaya untuk kesehatan," kata Setyowati, Kepala Bidang Upaya Kesehatan Dinas Kesehatan Kota Surakarta kepada wartawan.
Selain makanan mengandung zat berbahaya, petugas juga menemukan makanan kedaluwarsa dan tidak mencantumkan izin produksi dan tanggal kedaluwarsa. Petugas pun menyita makanan yang dianggap berbahaya tersebut dan mencelupkannya ke air untuk memastikan makanan tidak bisa dikonsumsi.
"Saya cuma disetori dan tidak sempat cek satu per satu," kata Sugiharto, pemilik toko.
Sementara itu, petugas akan meningkatkan pengawasan peredaran makanan di Kota Solo, terutama menjelang Lebaran.
Editor : Farid Assifa
Ada 14 Komentar untuk artikel ini